Menanggapi kisruh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) akhirnya angkat bicara dan mengungkapkan bahwa Al Muktabar, Sekda Provinsi Banten non aktif, telah menghadap dirinya pada Minggu malam (20/2/2022).
“Saudara Al Muktabar menyampaikan permohonan maaf dan permohonan bisa diterima kembali sebagai sekretaris daerah,” ungkap Gubernur WH, Senin (21/2/2022).
“Dan berjanji untuk memindahkan status kepegawaiannya ke Provinsi Banten dan bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Menyikapi atas apa yang disampaikan, lanjut Gubernur WH, dirinya mempersiapkan surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk menarik Surat Usulan Pemberhentian Sekda Provinsi Banten.
Gubernur WH juga berharap kepada masyarakat Banten untuk tetap tenang dan tidak.menjadikan hal ini sebagai komoditas politik. “Bahwa persoalan Sekda sudah clear, sudah selesai,” pungkasnya. (Red)
Sebanyak 8.000 pohon mangrove ditanam di pesisir Pantai Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Selasa (26/7/2022). Penanaman mangrove dilakukan oleh Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Rektor Universitas Gadjah Mada Profesor Ova Emilia, sejumlah perusahaan industri dan kepala OPD Pemkab Serang. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, mangrove yang ditanam sebanyak 8.000 pohon. Penanaman mangrove ini merupakan salah satu kerjasama dengan UGM. Tatu mengatakan, penanaman mangrove ini merupakan upaya untuk mencegah abrasi di wilayah Serang utara. Karena, di wilayah tersebut rawan terjadinya abrasi. Meski demikian, pihaknya mengaku tidak bisa melakukan itu sendiri. Namun, butuh kerjasama semua pihak untuk sama-sama menjaga lingkungan. “Dari perguruan tinggi, dari industri juga kita libatkan,” katanya. Kemudian, Tatu juga mengajak masyarakat untuk sadar menanam mangrove. Karena, menanam mangrove sama saja menjaga lingkungan masing-masing. “Setiap masyarakat menanam satu saja, itu sama saja menjaga lingkungan tempat tinggalnya masing-masing, kesadaran ini yang harus terus kita tingkatkan,” ujarnya. Selain di Desa Lontar, pihaknya juga akan memperluas program penanaman mangrove di wilayah yang rawan abrasi. “Karena kita kan punya wilayah pesisir yang cukup panjang,” ucapnya. Rektor UGM Profesor Ova Emilia mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari kuliah kerja nyata (KKN) pembelajaran pemberdayaan masyarakat (PPM) mahasiswa UGM. “Ada 30 mahasiswa yang kami terjunkan di Kabupaten Serang,” katanya. Ia mengatakan, dalam program ini ada dua hal yang menjadi target. Pertama, untuk mendidik mahasiswa dan menanamkan rasa empati, kepemimpinan, nasionalisme, dan rasa sosial di mahasiswa. Kemudian, juga memberikan manfaat bagi masyarakat atas program tersebut. “Ada beberapa lokasi yang menjadi sasaran kita, mulai dari wilayah rawan abrasi, sampah, rawan banjir, jadi mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat,” ujarnya. Menurutnya, penanaman mangrove menjadi salah satu upaya yang efektif untuk mencegah abrasi. Tanaman itu akan memecah gelombang sehingga dapat menjadi mitigasi bencana. “Ini dapat menahan gelombang yang tingggi, sehingga wilayah pesisir terlindungi dari pengikisan. Kemudian, juga fungsinya untuk penghijauan, mangrove dapat menyerap karbon monoksida,” pungkasnya. (*)
Ditengah kasus penyebaran Covid 19 Varian Omicron di Banten, Anggota DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ikhsan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) dan klinik-klinik yang menggelar uji PCR untuk melakukan. “Labkesda dan Klinik sebaiknya melakukan sterilisasi alat PCR, mengingat beberapa kasus penyebaran omicron yang terjadi dari kontaminasi alat tersebut,” ujar Fitron kepada wartawan Senin 14/02/2022. Fitron menambahkan, Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga objektivitas pengujian terkait dengan virus covid 19 saat ini. “Kasus terjadi saat pemeriksaan yang dinyatakan positif lalu melakukan uji pembanding di lab lainnya ternyata tidak dalam kondisi positif terinfeksi. Seperti hasil positif di lab sebelumnya,” katanya. Fitron menjelaskan, himbauan ini tidak untuk mendeskriditkan lembaga manapun, namun perlu dilakukan untuk menjadi langkah antisipatif. “Pengujian yang akurat tanggung jawab kita agar dapat menciptakan kepercayaan masyarakat pada bahaya penyebaran virus covid 19. Instansi penyebaran sebaiknya memberikan edaran untuk dilakukan sterilisasi menjadi alat ini,” pungkas Fitron. (nji)
Anggota DPRD Pandeglang Fraksi PKS Dede Sumantri menanggapi persoalan tuntutan sepeda listrik dari Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) se- Pandeglang. Menurutnya, rencana Bupati Pandeglang Irna Narulita mengenai pengadaan Insentif dan fasilitas sepeda listrik untuk RT dan RW ini merupakan langkah yang positif. Dede menyebutkan, saat ini persoalan pengadaan sepeda listrik ini masih berada di Rancangan Kebijakan Umum Anggaran Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pandeglang. “Ini masih menjadi pertimbangan kami di RKAU-PPAS APBD,dan rencananya akan dimajukan menjadi RAPBD kedepannya,” katanya, Rabu (24/8/2022). Ia menilai, program ini dapat membantu mobilitas RT dan RW dalam bekerja sebagai pejabat publik yang paling dekat dengan masyarakat. “Mereka ini kan pejabat yang paling dekat dengan masyarakat, serta garda terdepan dalam pembangunan di masyarakat Pandeglang, tentunya program semacam ini akan membantu mobiltas mereka dalam bekerja,” katanya. Ia berharap, program ini dapat direalisasikan dalam rangka pembinaan RT dan RW untuk menunjang kinerja dalam pembangunan masyarakat Pandeglang. “Mereka ini bekerja untuk masyarakat, tentu dukungan dari masyarakat juga dibutuhkan, dan kami juga akan membantu dari sisi legislasi untuk keberlangsungan kemasyarakatan yang lebih baik nantinya, tutupnya.