Menanggapi kisruh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) akhirnya angkat bicara dan mengungkapkan bahwa Al Muktabar, Sekda Provinsi Banten non aktif, telah menghadap dirinya pada Minggu malam (20/2/2022).
“Saudara Al Muktabar menyampaikan permohonan maaf dan permohonan bisa diterima kembali sebagai sekretaris daerah,” ungkap Gubernur WH, Senin (21/2/2022).
“Dan berjanji untuk memindahkan status kepegawaiannya ke Provinsi Banten dan bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Menyikapi atas apa yang disampaikan, lanjut Gubernur WH, dirinya mempersiapkan surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk menarik Surat Usulan Pemberhentian Sekda Provinsi Banten.
Gubernur WH juga berharap kepada masyarakat Banten untuk tetap tenang dan tidak.menjadikan hal ini sebagai komoditas politik. “Bahwa persoalan Sekda sudah clear, sudah selesai,” pungkasnya. (Red)
Jakarta | Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, mendapatkan penghargaan dari Kodam Jaya. Dalam gelaran Jayakarta Award 2023, mantan Walikota Tangerang Selatan itu dianggap sebagai mitra kerja yang banyak membantu kegiatan Kodam Jaya. Jayakarta Award merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan dari Kodam Jaya kepada individu, kelompok, juga institusi yang telah banyak membantu optimalisasi Kodam Jaya. Jayakarta Award tahun ini digelar di Aula Soedirman Makodam Jaya, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis malam (02/02/2023). Salah satu tokoh yang diberikan apresiasi adalah Airin Rachmi Diany. “Terima kasih atas apresiasinya. Sebagai warga negara yang baik, tentu saja kita harus ikut berpartisipasi dalam upaya membangun daerah dan bangsa, termasuk bekerja sama dengan Kodam Jaya,” tutur Airin yang baru saja meraih gelar Doktor Ilmu Hukum di Univeristas Padjajaran Bandung dengan predikat cum laude Januri 2023. Menurut Airin, kolaborasi dengan Kodam Jaya merupakan bentuk ikhtiarnya memajukan bangsa. “Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk memajukan daerah, juga bangsa. Salah satunya ikut berpartisipasi dan terlibat dalam setiap ikhtiar kebaikan,” imbau Airin. Dalam Jayakarta Award 2023, hadir Pangdam Jaya Mayjen TNI Untung Budiharto. Pangdam Jaya menyatakan, Jayakarta Award dibuat sebagai bentuk terima kasih dan apresiasi dari Kodam Jaya terhadap mereka yang turut membantu pihaknya, salah satunya Airin Rachmi Diany. “Bersama-sama kita berikan apresiasi kepada individu, kelompok maupun perusahaan yang telah banyak membantu optimalisasi Kodam Jaya, sehingga semua dapat bekerja secara maksimal di Jakarta,” kata Pangdam Jaya. Penganugerahan ini juga merupakan apresiasi kepada prajurit atas kerja keras dan semangatnya dalam memberikan contoh kepada prajurit lainnya yang telah rela berkorban waktu, tenaga, keringat dan pikiran. Kodam Jaya turut memberikan apresiasi kepada tokoh agama, tokoh perubahan, media dan mitra Kodam Jaya, yang telah berkontribusi positif kepada Satuan Kodam Jaya dan kenyamanan warga DKI Jakarta.
Bakal Calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany terus mengundang decak kagum dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk Tokoh Seni dan Budaya di Jatiuwung, Kota Tangerang, Hartoyo yang mengagumi sosok Airin karena dinilai mempunyai ketulusan kuat membangun Provinsi Banten maju bersama. “Ibu Airin, mempunyai ketulusan kuat membangun Banten untuk maju bersama, dan sangat bersahaja, saya melihat seperti itu, belum lihat sosok yang seperti Ibu Airin, saya rasa Ibu Airin bisa membuktikan untuk mambangun Provinsi Banten lebih baik lagi,” ujarnya saat bertemu Airin di wilayah Jatiuwung, Kota Tangerang, Sabtu (12/8/2023). Ditambahkan, Hartoyo, komitmen kuat untuk membangun Provinsi Banten maju bersama ini, menurutnya, menjadi keunggulan yang dimiliki oleh Airin sebagai seorang figur Pemimpin. “Ibu Airin selalu membawa visi besarnya ke depan, yaitu Banten maju bersama, saya yakin itu sudah melekat dalam diri dan fikirannya, sehingga tidak diragukan lagi,” ungkapnya Hartoyo mengaku senang atas kehadiran Ketua Pengurus Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) itu ke wilayahnya. Menurutnya, banyak Pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Airin, terutama penyerapan lapangan pekerjaan. “Tentu rasa senang ini ada, melihat Ibu Airin hadir dan melihat langsung masyarakat di wilayah kami, kesempatan pertama bertemu dengan Ibu Airin, tapi kita masyarakat sudah mengenal sebagai Wali Kota Tangerang Selatan yang sukses,” tuturnya “Disini, Kita agak kesulitan terhadap penyerapan tenaga kerja, tadi juga sudah disampaikan Ibu Airin dan sudah melihat kondisi di sini, sudah paham, dan saya rasa itu juga yang akan dilakukan apabila Ibu Airin memimpin Gubernur Banten nanti yaitu menyerap tenaga kerja lokal,” sambungnya Dirinya juga berdoa dan mendukung terkait pencalonan Airin di Pemilihan Gubenur Banten pada tahun 2024 mendatang. “Kita berdoa dan mendukung, harapan dan cita-cita Ibu Airin sebagai Gubernur Banten tercapai,” pungkasnya.
LABUAN – Menjelang akhir masa jabatan Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubenrur Andika Hazrumy, melakukan percepatan pembangunan, salah satunya pembangunan dua rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kecamatan Labuan, Pandeglang dan Kecamatan Cilograng, Lebak. Wakil Gubernur Banten Andika menyampaikan, pihaknya berharap dengan pembangunan ini terutama warga Kabupaten Lebak di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat ke depan tidak perlu berobat ke daerah Sukabumi lagi. “Selama ini kan banyak warga kita di sana yang terpaksa harus berobat ke Sukabumi. Dengan keberadaan RSUD Cilograng nanti warga Ibu Bupati (Bupati Lebak Iti Jayabaya) tidak usah berobat ke Sukabumi lagi ya bu,” kata Andika dalam sambutannya kepada Bupati Lebak Iti Jayabaya yang hadir pada acara tersebut. Turut hadir Bupati Pandeglang Irna Narulita, Wakajati Banten Marang dan Sekretaris Daerah Provinsi Banten Al Muktabar. Lebih jauh Andika mengatakan, pembangunan kedua RSUD tersebut sebagai hadiah bagi Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang dari Pemprov Banten. Kehadiran RSUD tersebut disebut Andika akan dapat mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga Banten di dua daerah tersebut, sehingga visi-misi Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Gubernur Wahidin Halim dan dirinya sebagai Wakil Gubernur, yang menjadikan pembangunan kesehatan sebagai prioritas dapat terwujud. Bidang kesehatan, Andika melanjutkan, merupakan agenda prioritas Pemprov Banten yang tertuang dalam RPJMD 2017-2022, dimana salah satu misi pembangunan daerah adalah meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan Kesehatan berkualitas. Program prioritas di bidang kesehatan saat ini antara lain adalah jaminan kesehatan bagi seluruh masyarakat banten, rekruitmen tenaga kesehatan penugasan khusus seperti dokter, dokter gigi, serta tenaga kesehatan lainnya. “Sebetulnya bahkan tahun ini kita akan membangun tiga rumah sakit, satu lagi yaitu RS Jiwa dan Rehabilitasi Ketergantungan Obat yang akan dibangun di Kota Serang,” imbuhnya. Terkait pelayanan kesehatan yang menjadi prioritas Pemprov Banten ini, Andika menyebut, Banten di antaranya telah berhasil meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH) yang pada tahun 2021 lalu angkanya mencapai 70,02 tahun atau sekitar 70 tahun 2 bulan. Adapun beberapa indikator penting lainnya yang dapat menggambarkan kondisi kesehatan suatu daerah, kata Andika, antara lain ketersediaan fasilitas kesehatan, angka kesakitan atau morbiditas, pemberian ASI, Imunisasi dan penolong kelahiran. “Pembangunan RSUD ini diantaranya adalah untuk mengejar ketersediaan fasilitas kesehatan kepada masyarakat. Semoga dapat dirasakan kebermanfaatannya oleh masyarakat,” ujarnya. Selanjutnya Andika juga meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan dapat melakukan pendampingan hukum terhadap program-program pembangunan di Provinsi Banten sehingga apa yang direncanakan pemerintah daerah dalam hal ini Pemprov Banten dalam tujuan untuk memberikan pelayanan yang masimal kepada msayarakat dapat terealisasi dengan baik dan benar. “Makanya saya juga berpesan nih kepada para kontraktor agar membangun sesuai spek, jangan ada pengurangan-pengurangan. Saya ingatkan kita di sini mendapat pendampingan hukum dari Kejati dan Kejari,” katanya. Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramuji Hastuti yang mendampingi Andika dalam konperensi pers usai acara menyebut pembangunan kedua RSUD tersebut pembangunannya saja memiliki pagu anggaran sebesar Rp 139,3 miliar dari APBD Provinsi Banten. “Untuk RSUD Labuan pagu anggaran Rp 67 miliar,” dg nilai kontrak sebesar Rp 64,2 miliar,” sedangkan untuk RSUD Cilograng pagu anggaran Rp 72,3 miliar,” dg nilai kontrak sebesar Rp 71,6 miliar,” katanya.