Menanggapi kisruh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) akhirnya angkat bicara dan mengungkapkan bahwa Al Muktabar, Sekda Provinsi Banten non aktif, telah menghadap dirinya pada Minggu malam (20/2/2022).
“Saudara Al Muktabar menyampaikan permohonan maaf dan permohonan bisa diterima kembali sebagai sekretaris daerah,” ungkap Gubernur WH, Senin (21/2/2022).
“Dan berjanji untuk memindahkan status kepegawaiannya ke Provinsi Banten dan bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.
Menyikapi atas apa yang disampaikan, lanjut Gubernur WH, dirinya mempersiapkan surat kepada Menteri Dalam Negeri untuk menarik Surat Usulan Pemberhentian Sekda Provinsi Banten.
Gubernur WH juga berharap kepada masyarakat Banten untuk tetap tenang dan tidak.menjadikan hal ini sebagai komoditas politik. “Bahwa persoalan Sekda sudah clear, sudah selesai,” pungkasnya. (Red)
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meninjau hasil program ‘bedah rumah’ di Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocokjaya, Kota Serang, Senin (24/7/2023). Rumah tersebut diperbaiki dari dana donasi warga Tangsel yang disalurkan melalui PMI saat penanggulangan bencana banjir pada tahun 2022. “Alhamdulillah, kami menyalurkan dan melaksanakan amanah dari warga Tangerang Selatan. Atas kerja sama dengan PMI Banten dan PMI Kota Serang, donasi direalisasikan dalam bentuk program bedah rumah,” kata Airin kepada wartawan. Sekadar diketahui, pada saat terjadi bencana banjir di Kota dan Kabupaten Serang awal 2022, PMI Tangsel menerima donasi warga sebesar Rp 203 juta. Karena lintas daerah, donasi diserahkan melalui PMI Banten, dan diteruskan kepada PMI Kota Serang dan PMI Kabupaten Serang untuk disalurkan kepada penyintas banjir. Bantuan dilaksanakan setelah pemerintah daerah selesai melaksanakan recovery penanggulangan pasca bencana. Airin menyampaikan terima kasih atas kepedulian warga Tangsel. Ia pun meminta warga yang hadir untuk mendoakan para donatur agar diberikan rizki yang berkah dan bisa terus peduli terhadap masalah kemanusiaan. “Prinsip kami, tugas-tugas kemanusiaan tanpa batas, kepedulian kita terhadap sesama harus diperkuat, dan Insya Allah kita menjadi Bangsa yang kuat,” ujar mantan Walikota Tangsel ini. Turut hadir, Sekretaris PMI Banten Rahmat Fitriadi didampingi Ketua Bidang Organisasi Amrin Nur dan pengurus Bidang Penanggulangan Bencana Engkos Kosasih. Turut hadir pula Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kota Serang Mad Buang didampingi para relawan PMI, serta aparatur kelurahan dan warga setempat. Sekretaris PMI Banten Rahmat Fitriadi mengatakan, berdasarkan rapat bersama, donasi dimanfaakan untuk memperbaiki rumah warga kurang mampu secara ekonomi yang menjadi penyintas banjir tahun 2022. Perinciannya, ada 10 rumah yang diperbaiki di Kota dan Kabupaten Serang. “Tahap pertama telah diperbaiki lima rumah di Kota Serang, salah satunya di Kelurahan Karundang, Kota Serang ini. Sisanya ada di Kelurahan Serang dan Kasemen. Untuk tahap II, sedang proses perbaikan lima rumah di Kabupaten Serang,” ujarnya. Rahmat mengatakan, donasi warga Tangsel dilaksanakan tahun ini karena menunggu proses penanggulangan bencana tuntas dilakukan oleh pemerintah daerah. “PMI turut membantu peran pemerintah dalam penanggulangan pasca bencana pada tahap rehabilitasi. Salah satunya adalah menyalurkan donasi dari Tangsel untuk dimanfaatkan dalam kegiatan kemanusiaan, berupa memperbaiki rumah yang rusak karna bencana,” ujarnya. Program bedah rumah ini, kata Rahmat belum semua selesai. Sesuai amanahnya, bantuan diberikan untuk warga penyintas banjir tahun 2022. “Bertahap kita selesaikan program hasil donasi warga Tangsel di Kota Serang, dan sudah tuntas dilaksanakan. Selanjutnya insya Allah, Agustus selesai program serupa di Kabupaten Serang. (*)
Kabar bahagia datang dari bakal calon Gubernur Banten, Airin Rachmi Diany yang sukses melangsungkan Wisuda setelah menyelesaikan pendidikan Doktoral S3-nya dengan predikat Cum Laude di Universitas Padjajaran. Wisuda Gelombang III Tahun 2022/2023 itu berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata Universitas Padjajaran, Bandung, Senin (15/5/2023). Dalam kesempatan tersebut, mantan Walikota Tangerang Selatan itu merasa bersyukur atas pencapaiannya dapat di Wisuda S3 dari Fakultas Hukum. “Pagi ini Alhamdulillah sujud syukur kepada Allah, saya akan diwisuda untuk Sekolah S3 dari Fakultas Hukum Universitas Padjajaran Bandung, Bismillah lancar semuanya,” ujar Airin dengan penuh bahagia saat ditemani bersama Keluarganya. Selain itu, Ketua Pengurus Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) itu berharap ilmunya dapat menjadi motivasi dan memberikan manfaat untuk masyarakat. “Mudah-mudahan ini terus menjadi motivasi bahwa ilmu yang kita punya dapat bisa memberikan untuk diri kita menjadi manusia lebih baik, dan tentunya memberikan manfaat untuk manusia dan juga masyarakat yang lebih luas lagi,” tuturnya Sekadar diketahui, Airin berhasil menyelesaikan disertasinya dengan baik yang berjudul “Pemanfaatan Teknologi Informasi Dalam Sistem Hukum Pertanahan Indonesia Untuk Meningkatkan Pelayanan Publik Dikaitkan dengan Kepastian Hukum,” dengan predikat Cum Laude.
Di sela-sela kunjungan silaturahmi bersama masyarakat, Calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Golkar Airin Rachmi Diany berkesempatan mengunjungi objek wisata Situ Kelapa Dua, di Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/9/2023). Kedatangan Airin tersebut nampaknya tidak disangka oleh pengunjung di sana. Bahkan, Airin menjadi incaran pengunjung yang antusias ingin bersalaman dan berswafoto dengannya. Salah seorang pengunjung, Nuraini usai berswafoto dengan Airin mengaku sangat senang akan kedatangan bakal Calon Gubernur Banten itu di tempat Situ Kelapa Dua. “Kaget aja, tiba-tiba ke sini (Situ Kelapa Dua), cantik banget ternyata Ibu Airin, Alhamdulillah bisa foto bareng,” ungkapnya dengan perasaan senang. Sementara itu, usai berkunjung ke Situ Kelapa Dua, Airin berharap objek wisata tersebut tidak hanya sebagai tempat untuk berkumpulnya masyarakat, namun juga harus ada aktivitas ekonomi yang dijalankan. “Di sini misalnya dibuat tempat kios-kios atau kegiatan ekonomi lainnya, tapi tentu saya titip yaitu jaga kebersihan dan pelaku UMKM untuk diwadahi,” ujar Airin Dengan konsep tersebut, kata Airin, Situ Kelapa Dua akan menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Tangerang, dan dapat menghasilkan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat. “Sehingga Situ Kelapa Dua menjadi kebanggaan, tempat rekreasi, dari pada ke mall, hayu aja belanja, mending jalan-jalan ke UMKM, ada perputaran roda ekonomi dan mudah-mudahan ada peningkatan kesejahteraan,” terangnya