

Related Articles
Kepatuhan K3 Perusahaan di Banten Naik 40 Persen
SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyerahkan penghargaan kepada 433 perusahaan di Banten penerima penghargaan Zero Accident, Panitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Penanggulangan Covid 19 dan Penanggulangan HIV/Aids. Prosesi pemberian penghargaan yang dilakukan di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, pada Rabu (23/2) tersebut dilakukan secara hybrid atau dengan kehadiran peserta acar secara gabungan antara online dan offline. “Tahun ini penghargaan diberikan kepada 433 perusahaan, ini naik sekitar 40% di banding tahun lalu. Artinya kepatuhan perusahaan di Banten terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (K3) meningkat,” kata Andika kepada pers usai acara. Sebelumnya dalam sambutannya, Andika mengajak segenap stakeholder ketenagakerjaan agar membangun sikap optimisme kaitan pandemi Covid-19 yang saat ini sudah memasuki gelombang ketiga dengan varian Omicronnya. Menurut Andika, beberapa pakar epidemiologi menyebutkan bahwa pandemi di Indonesia akan menjadi endemi di mana masih ada penularan virus namun tidak membebani fasilitas kesehatan yang ada. “Semoga tentunya menjadi harapan kita semua pandemi segera berakhir agar kita dapat menjalankan rutinitas dengan aman dan produktif seperti sedia kala,” katanya. Andika juga mengajak perusahaan di Banten untuk membantu program penanganan Pandemi Covid-19 yang saat ini tengah dilakukan Pemerintah yaitu mengejar immunity heard melalui vaksinasi. Di Banten sendiri, Andika mengulas per 22 Februari 2022 vaksinasi telah mencapai 90,2 persen untuk dosis pertama, dan 63,2 persen untuk dosis kedua dari total sebanyak 9.229.383 sasaran. “Untuk booster sekarang juga masih kita genjot terus agar target dicanangkan Pemerintah Pusat dapat segera tercapai,” imbuhnya. Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Banten dalam laporannya mengungkapkan, sebanyak 433 penghargaan tersebut masing-masing adalah penghargaan Nihil kecelakaan atau zero accident award kepada 133 perusahaan; Panitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) kepada 167 perusahaan; pencegahan dan penanggulangan Covid-19 kepada 111 perusahaan dan penghargaan HIV/AIDS kepada 18 perusahaan. “Dan untuk masing-masing kategori penghargaan ini angkanya meningkat dibanding tahun lalu. Ini artinya kepatuhan perushaan wajib lapor di Banten yang seluruhnya saat ini berjumlah 29.163 perushaan meningkat,” paparnya seraya mengatakan bahwa Pemprov Banten tahun lalu juga masuk ke dalam 8 besar Nasional pembina ketenagakerjaan karena dinilai berhasil meningkatkan kepatuhan perusahaan di Banten terhadap kesehatan dan keselamatan kerja.
Tak Terima Hasil Penetapan UMK, Buruh Ancam Mogok Kerja
SERANG,- Buruh asal Kota Cilegon kecewa atas hasil penetapan besaran UMK Provinsi Banten tahun 2022 yang mengacu pada PP No 36 tahun 2021. Padahal, sebelumnya telah ada kesepakatan dengan Walikota Cilegon mengenai besaran kenaikan upah yang mencapai 3,51 persen. Ketua Fedirasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Cilegon, Ismail mengaku sangat kecewa atas penetapan besaran kenaikan UMK oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim. “Ternyata semua diskusi-diskusi kita, mulai dari LKS Tripatit tingkat provinsi sudah ada kesepakatan kenaikan sebesar 5,4 Persen, tetapi faktanya saat ini gubernur menggunakan PP no 36,” katanya, Rabu (1/12/2021). Ia mengatakan, pihaknya tidak akan tanggal diam menyikapi kebijakan yang telah diambil oleh Gubernur banten itu. Pihaknya berencana akan melakukan mogok kerja di masing-masing wilayah. “Kami akan menjawab arogansi gubernur dengan mogok kerja. Isnya Allah dalam waktu dekat akan melakukan mogok kerja daerah. Ada kemungkinan akan melakukan mogok kerja nasional,” imbuhnya. Pihaknya pun mengaku sangat kecewa lantaran selama pelaksanaan aksi yang dilaksanakan untuk kenaikan upah tidak pernah menemui masa aksi. “Selama ini baru satu kali yakni pada tahun pertama gubernur menemui buruh, itupun hanya sebatas menyapa, bukan memberikan hal yang menyenangkan bagi kaum buruh. Tapi setelah termasuk sampai saat ini gubernur belum pernah menemui masa aksi,” imbuhnya. Ia mengatakan akan melaksanakan aksi mogok kerja hingga gubernur merevisi SK yang telah ia keluarkan. “Masih ada kesempatan. Dulu jamannya bu atut, kita pernah melakukan revisi SK gubernur terkait UMK, artinya kita pernah melakukan itu,” pungkasnya. (Arr)
Emak-emak di Kota Tangerang Antusias Sambut Airin di Pileg 2024
Ratusan Ibu-ibu di Kecamatan Batu Ceper, Kota Tangerang menyambut antusias kehadiran Airin Rachmi Diany sebagai Calon anggota legislatif (Caleg) anggota DPR RI dari Partai Golkar Daerah pemilihan (Dapil) Banten III, Minggu (29/10/2023). “Ibu Airin Rachmi Diany, menang, menang, menang, menang!,” teriak para Ibu dengan semangat. Kedatangan Airin yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) itu dalam rangka silaturahmi. Selain di Batu Ceper, Ia juga menyapa warga di Kecamatan Neglasari, Tangerang, dan Pinang, Kota Tangerang. Diketahui, Airin Rachmi Diany merupakan salah satu Caleg DPR RI di Pemilihan legislatif (Pileg) 2024 untuk Dapil Banten III Nomor urut 1 yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Selain itu, ia juga sangat aktif turun langsung ke masyarakat untuk mendengarkan aspirasi dari masyarakat di daerah pemilihannya. “Alhamdulillah, saya masih bisa hadir dan bersilaturahmi di wilayah Batu Ceper, terima kasih atas sambutan hangatnya, semoga keguyuban, kekompakan, dan kekeluargaan ini bisa terus kita jaga,” ujar Airin Airin juga menyebut, niatnya maju menjadi Caleg DPR RI itu harapannya bisa memberikan kontribusi lebih besar kepada masyarakat melalui kebijakan yang tepat sasaran. “Sebaik-sebaiknya manusia adalah manusia yang selalu memberikan manfaat, dengan ilmu dan pengalaman, mudah-mudahan menjadi ladang ibadah dengan amanah yang Allah SWT berikan,” ungkapnya Pada kesemapatan yang sama, harapan besar diungkap oleh seorang warga Batu Ceper, Lasmini. Selain berharap Airin menjadi anggota DPR RI, Ia juga meminta Airin untuk menjalankan amanah dan merealisasikan kebutuhan warga. “Ibu Airin menang, semoga apa yang diminta warga bisa dibantu, karena kita juga percaya Ibu Airin amanah,” pungkasnya



