

Related Articles
Budayawan Betawi: Sebagai Pemimpin, Airin Mengayomi Semua Kalangan
Dua periode kepemimpinan Airin Rachmi Diany menjabat Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), dinilai telah membawa kemajuan besar dalam aspek kebidupan masyarakat di Tangsel. Bahkan, Airin disebut selalu berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakatnya. Demikian diungkapkan Budayawan Betawi, Memeh Jaenudin saat hadir dalam silaturahmi bersama Airin di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Kamis (19/10/2023). “Sosok pemimpin yang sangat luar biasa, karena beliau menjabat sebagai Walikota Tangerang Selatan dua periode, aspek kehidupan masyarakat Tangerang Selatan semuanya kami nilai sebagai masyarakat, sangat memuaskan,” ujar Babeh Memeh sapaannya. Tidak hanya itu, Penasehat Centeng Budaya Tangerang Selatan ini juga mengatakan selama kepemimpinan Airin di Tangsel. Menurutnya, Airin adalah pemimpin yang mengayomi semua kalangan masyarakat. “Figur pemimpin Airin itu terkenal bermasyarakat, tidak membedakan masyarakatnya dari kalangan mana, dia tidak pernah membedakan, semua di mata beliau adalah masyarakatnya,” tegasnya “Ketika beliau melihat ada kekurangan di masyarakat, beliau langsung mengcover, melakukan langsung perubahan-perubahan demi kebaikan,” lanjutnya Di sisi lain, Babeh Memeh mengungkapkan bahwa Airin selalu memberikan perhatian besar terhadap kebudayaan yang ada di Kota Tangerang Selatan. “Airin punya andil besar terhadap kebudayaan tradisonal di Kota Tangsel, baik itu silat atau kuliner Betawi, karena di Tangerang Selatan itu ada dua suku, Betawi dan Sunda, sentuhan dan perhatian Airin bagus,” ujarnya Dirinya juga menyoroti kehadiran Airin di Pemilihan legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten di tahun 2024. Ia meyakini, Airin didukung penuh masyarakat. “Dengan tidak mendahului ketentuan Allah, kalau melihat figur dan dukungan di masyarakat, Ibu Airin di titik aman baik sebagai Calon Anggota DPR RI ataupun beliau mencalonkan di Provinsi sebagai Gubernur Banten,” ungkapnya Oleh karena itu, Airin diharapkan terus membangun sinergi di masyarakat jika terpilih sebagai anggota DPR RI maupun Gubernur Banten nanti. “Tetap menjadi seorang pemimpin yang amanah, yang jujur dan selalu sinergi dengan masyarakat,” pungkasnya
Wagub Andika Ajak Kadin Banten Bangitkan Ekonomi
LEBAK – M Azzari Jayabaya atau yang lebih dikenal Amal Jayabaya secara resmi dilantik menjadi Ketua Umum Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Provinsi Banten 2021-2026 bersama jajaran pengurus lainnya oleh Ketua Umum Kadin Indonesia M Arsjad Rasjid di Aula Hanggar Jayabaya, Lebak, Rabu (12/1). Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dalam sambutannya mengajak Kadin Banten bersinergi dengan Pemprov Banten yang kini tengah fokus melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. “Pemprov Banten berharap Kadin Banten sebagai mitra strategis Pemda, membantu Pemprov Banten dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Banten terkait pemulihan ekonomi daerah,” kata Andika dalam acara yang juga dihadiri Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Ekonomi Daerah Kadin Indonesia, Mulyadi Jayabaya dan Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya tersebut. Menurut Andika, survei BPS menunjukkan bahwa Provinsi Banten merupakan salah satu dari 4 Provinsi utama dimana para pelaku usahanya paling berdampak akibat penurunan permintaan selama masa pandemi Covid-19. Karena itu, diperlukan stimulus ekonomi yang diharapkan mampu meningkatkan daya beli, peningkatan permodalan, distribusi produk, penyediaan bahan baku maupun produktivitas usaha dan industri. Pemprov Banten, kata Andika, juga berharap Kadin Banten bersama-sama stakeholder pembangunan di Provinsi Banten dapat meningkatkan optimisme segenap pelaku industri. “Serta memberikan rekomendasi atau preskripsi yang dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan bagi Pemda baik Pemprov Banten dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten terkait dengan implementasi kebijakan, program dan kegiatan pembangunan dalam rangka pemulihan ekonomi di Provinsi Banten,” paparnya. Di masa pandemi Covid-19, lanjut Andika, Pemprov Banten fokus pada penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan program perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19. Di bidang perlindungan sosial, Pemprov Banten telah memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang rentan terdampak Covid-19. Sehingga, menurutnya, program CSR berbasis pemberdayaan masyarakat rentan terdampak Covid-19 dapat dikombinasikan dengan bantuan sosial yang diberikan Pemprov Banten kepada masyarakat rentan terdampak Covid-19. Kadin Banten, kata Andika, juga diharapkan turut mensosialisasikan penerapan Protokol Kesehatan. Karena dengan Protokol Kesehatan produktivitas pekerja dapat tercapai dan dampaknya produktivitas industri tercapai dimana ekses yang diharapkan adalah pertumbuhan ekonomi daerah dapat tumbuh secara signifikan. Penerapan Protokol Kesehatan pada setiap ruang aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan juga dapat meningkatkan kembali geliat perekonomian daerah. Lebih jauh Andika mengatakan, Pemprov Banten berkomitmen untuk meningkatkan daya saing iklim investasi di Provinsi Banten. Untuk meningkatkan investasi, kata Andika, diperlukan penciptaan iklim investasi yang kondusif dan aman. Selain itu, daya saing investasi daerah menjadi aspek penentu dalam peningkatan investasi. Fasilitas-fasilitas yang disediakan akan menentukan posisi daya saing investasi. Mulai dari potensi ekonominya sendiri hingga pembangunan infrastruktur yang merupakan faktor yang sangat penting untuk menarik investasi. “Serta aspek perijinan mengenai prosedur dan biaya yang terkait dengan proses lisensi atau perijinan juga menjadi perhatian Provinsi Banten dalam meningkatkan daya saing iklim investasi di Provinsi Banten,” imbuhnya. Amal Jayabaya sendiri dalam sambutannya mengaku optimis bangkitnya pertumbuhan Banten di tahun 2021 karena adanya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Selaras dengan Kadin Indonesia, kata Amal, Kadin Banten akan mendukung penuh program Kadin Indonesia dengan melaksanakan program pemulihan ekonomi dan kesehatan, sesuai dengan empat pilar utama visi misi ketua umum Kadin Indonesia. “Salah satu fokus Kadin dalam upaya pemulihan kesehatan, adalah dengan berkontribusi membantu pemerintah merealisasikan program pemulihan ekonomi dan kesehatan,” ujarnya. Sementara itu Arsjad Rasjid mengatakan, percaya dengan kepengurusan Kadin Banten di bawah kepemimpinan Amal Jayabaya akan mampu bersinergi dengan pemerintah. “Ekonomi Indonesia bisa kuat bila UMKM nya kuat. Karenanya bagaimana kita terus melakukan penguatan dan pengembangan usaha UMKM,” katanya.
Renovasi Jalan dan Jembatan di Cipanas -Ciberang Rampung
SERANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sudah menyelesaikan sejumlah pekerjaan penanganan dampak dari bencana alam banjir dan longsor beberapa tahun lalu yang merusak berbagai infrastruktur di ruas Cipanas – Ciberang Kabupaten Lebak. Berdasarkan data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, ada beberapa jenis pekerjaan yang dilakukan oleh satu kontraktor di wilayah tersebut, seperti pekerjaan jembatan di tujuh titik, penanganan longsoran di delapan titik dan pekerjaan perbaikan jalan di 11 titik. Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengungkapkan, pembangunan rehabilitasi jalan dan jembatan Cipanas – Ciberang – Gunung Luhur itu menelan anggaran sebesar Rp123 miliar lebih. “Saat ini kondisinya sudah selesai 100 persen dan proses administrasinya sudah diserahkan dari pihak kontraktor kepada kami,” katanya, Kamis (24/2/2022). Untuk titik Jembatan yang diperbaiki itu meliput jembatan di Kampung Cipangairan, Cilangke, Ciparumpung, Citagogag, Cinyiru, Cirakal, dan Ciberang. Sedangkan untuk ruas jalan di Kampung Bujal, Tanjung Jengkol, Ciparumpung, Jaha, Citagogag, Cinyiru, Cinyiru Satu, Cinyiru Dua, Cikarakal, Muara dan kampung Ciberang. Dan untuk titik longsor itu berada di Kampung Bujal, Banjar, Tanjung Jengkol, Ciparumpung, Citagogag, Cinyiru, Cinyiru Satu, dan Cinyiru Dua. Arlan melanjutkan, dalam pelaksanaan pekerjaan semua itu memang terjadi keterlambatan. Hal itu dikarenakan faktor cuaca di lokasi proyek yang tidak menentu. “Namun administrasi penyelesaian pekerjaan sudah disesuaikan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya. Mengingat kondisi di sana rawan akan longsor, lanjut Arlan, makanya kontruksi desain bangunan yang dibuatnya dipastikan sudah berdasarkan penelitian dan kajian supaya tahan longsor serta gempa, dan bisa digunakan sampai 50 tahun ke depan. “Kalau untuk longsor-longsor yang bersifat material jatuhan dari tebing itu akan ditangani dengan anggaran perawatan rutin. Karena memang kondisi di sana susah juga untuk menghindari longsor, karena material tanah itu akan pasti ada yang jatuh,” jelasnya. Secara keseluruhan panjang ruas jalan Cipanas – Gunung Luhur itu sepanjang 59 kilometer. Sebagian besar ruas jalannya saat ini sudah dalam kondisi mantap. Hanya saja memang masih ada sekitar 7 kilometer lagi yang dalam proses. “Insya Allah tahun ini akan selesai semua, karena anggarannya sudah disiapkan” ucapnya. Terkait dengan Jembatan Bogeg, Arlan memastikan pada tanggal 28 Februari 2022 besok sudah selesai 100 persen. Selanjutnya, Pemprov akan merevitalisasi jembatan lamanya, karena itu akan tetap difungsikan dan tidak dibongkar. “Kita akan desain ulang agar selaras dengan jembatan baru, targetnya sampai 20 Maret 2022 sudah selesai,” katanya. (red)



