news

Baru Diresmikan, Jembatan Aria Wangsakara Langsung Raih MURI

SERANG,- Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meresmikan Jembatan Aria Wangsakara yang sebelumnya bernama jembatan Bogeg, Selasa (29/3/2023). Jembatan di ruas Jl. Syekh Nawawi Al-Bantani, Kelurahan Banjaragung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang itu langsung meraih Rekor Dunia Muri sebagai Jembatan dengan Hiasan Ornamen Batik Etnik Terbesar. Rekor MURI diserahkan oleh perwakilan dari Museum Rekor Dunia MURI kepada Gubernur Banten Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy serta Perwakilan dari  PT PP (Persero). Seperti diungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Arlan Marzan dalam laporannya, Jembatan Aria Wangsakara merupakan jembatan terlebar di Indonesia. “Insya Allah dengan lebar 33,8 meter, Jembatan Aria Wangsakara menjadi jembatan terlebar di Indonesia saat ini,” ungkapnya. Sebagai informasi, Jembatan Aria Wangsakara dibangun dengan anggaran Rp 165 miliar. Menggunakan konstruksi steel box, yang memiliki panjang 78 meter dan lebar 33,8 meter untuk 8 lajur kendaraan. Masing-masing arah terdapat 4 lajur kendaraan. Jembatan ini sudah melalui uji muat 12 truk tronton muatan penuh sekitar 400 ton atau 70% dari kapasitas beban muatan jembatan. Ratusan warga masyarakat Kota Serang terlihat menyambut antusias Peresmian Jembatan Aria Wangsakara yang dimeriahkan dengan seni Rampak Bedug, Kembang Api, jajanan khas Serang, serta grup band.

news

Rusak Sejak 2019, Pemprov Banten Akhirnya Resmikan Jembatan Ciberang

Pemprov Banten tetap melakukan sejumlah pembangunan infrastruktur baik jalan maupun jembatan di tengah tekanan keuangan daerah yang melanda karena Pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan dalam rangka bentuk kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat. Hal tersebut dikatakan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) saat memberikan sambutan pada peresmian Jembatan Ciberang yang berlokasi di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Senin (28/3/2022). “Termasuk dengan proses pembangunan Jembatan Ciberang ini yang Alhamdulillah sudah selesai dan bisa dinikmati oleh masyarakat sekitar dan masyarakat Banten secara umum,” katanya. Menurut WH, setelah banjir bandang yang terjadi pada akhir tahun 2019 lalu yang membuat Jembatan Ciberang lama putus terbawa arus banjir. Dirinya langsung memanggil Kepala Dinas PUPR, agar mengitung besaran biaya yang dibutuhkan untuk kembali membangun jembatan tersebut, dan ternyata cukup besar juga biayanya karena mencapai Rp160 miliar. “Semua pihak kala itu sedang fokus kepada penanganan, sosialisasi dan penyuluhan serta vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Kemudian di saat yang bersamaan, terjadi pula bencana yang harus juga mendapat perhatian yang prioritas dari Pemprov Banten,” jelasnya. Gubernur WH menegaskan, tidak ada pilihan lagi selain Pemprov Banten harus hadir untuk membangun kembali jembatan itu, mengingat keberadaan Jembatan Ciberang sangat penting dalam menunjang aktivitas warga. Meskipun, tambah Gubernur WH, masyarakat mengaku sudah siap secara sukarela membangun kembali Jembatan Ciberang yang terputus itu. Pemprov Banten sangat menghargai kepedulian masyarakat yang begitu tinggi. “Karena saya ingin jembatan yang akan dibuat itu bertahan lama, tahan gempa. Bukan jembatan asal-asalan,” ungkapnya. Untuk itu, Gubernur WH bertekad membangun jembatan Ciberang dilakukan oleh Pemprov Banten. Dirinya kemudian perintahkan kepada Kadis PUPR untuk secepat mungkin dilakukan pembangunan, jangan lama-lama. “Alhamdulillah hari ini selesai. Kekuatannya ini untuk 50 tahun dan tahan terhadap gempa. Kalau sebelum 50 tahun sudah jebol, saya akan protes,” tegasnya. WH berharap semoga dengan adanya jembatan Ciberang yang baru ini bisa bermanfaat dalam kerangka untuk menunjang aktivitas masyarakat Banten. Sejak pertama kali menjadi Gubernur, WH sudah mempunyai target pembangunan jalan dan jembatan yang merata. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan, proses pembangunan jembatan Ciberang ini banyak tantangannya. Terlebih, pelaksanaan pembangunan itu dilakukan di tengah masa Pandemi Covid-19 dengan berbagai kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat. Selain itu, akses menuju lokasi pembangunan yang cukup sulit juga menjadikan proses pembangunan jembatan itu sedikit terhambat, selain ada faktor cuaca yang kerap berubah-ubah. “Pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata pembangunan infrastruktur di Banten yang telah selesai dilaksanakan pada periode kepemimpinan Gubernur WH dan Andika Hazrumy yang juga masuk pada program skala prioritas pembangunan di Provinsi Banten,” katanya. Arlan menjelaskan, secara teknis bentang jembatan Ciberang sepanjang 80 meter dengan lebar 7 meter. Jenis kontruksi yang digunakan jembatan dengan menggunakan baja pelengkung, dengan rancangan desain oleh Asosiasi Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo) Provinsi Banten hasil partisipasi masyarakat yang dilaksanakan oleh Pemprov Banten. Dibandingkan dengan jembatan yang lama, jembatan ini dibangun membentang sepanjang 80 meter tanpa menggunakan pilar penyangga di tengahnya. Hal itu untuk mengamankan struktur jembatan jika terjadi kembali banjir bandang di sungai Ciberang. Pemprov Banten selama periode 2017-2022 telah menganggarkan kurang lebih Rp250 miliar untuk pembangunan dan rehabilitasi jalan Cipanas-Warung Banten. “Pada tahun 2022 ini Pemprov Banten juga mengangarkan sebesar Rp35 miliar dalam rangka penyelesaian target kondisi jalan 100 persen mantap,” pungkasnya. 

news

Indonesia Akrab dengan Ritual

Belakangan, ramai di jagat media soal pawang hujan yang tiba-tiba ada di tengah pagelaran balapan Moto GP 2022 Indonesia di Mandalika, Lombok. Kehadiran sosok Raden Roro Istiati Wulandari alias Rara menjadi daya tarik tersendiri karena kehadirannya kemudian menjadi perbincangan yang menarik di dunia maya. Dari kejadian tersebut juga muncul pro kontra terkait dengan adanya penggunaan pawang hujan untuk mengendalikan cuaca pada acara-acara tertentu. Banyak yang kemudian mempertanyakan penyelenggara tentang masih kepercayaan penggunaan jasa pawang hujan dapat diterapkan pada aplikasi untuk menjalankan sebuah acara. Paslnya ada banyak yang menilai jika praktik penangkal hujan yang dilakukan pawang hujan dianggap musyrik dan juga tidak masuk akal, namun ada juga yang menganggapnya sebagai kearifan lokal serta ada juga yang menganggap itu gimik acara agar dikenang dan menarik perhatian wisatawan. Terlepas dari itu, Indonesia sejak masuknya kepercayaan Animisme dan Dinamisme beberapa abad yang lalu, memang dikenal memiliki banyak ritual-ritual yang unik dan memiliki makna mendalam pada pelaksanaannya. Tak hanya itu, ritual-ritual itu juga kemudian menjadi yang terus dilakukan turun-temurun meski kini telah masuknya agama Islam, Kristen dan lainnya. Bahkan tokoh penting nasional pun pernah melakukan ritual-ritual unik yang memiliki makna mendalam, serta ada juga yang melakukan ritual untuk mengenang tokoh tertentu. Berikut daftar ritual unik yang dilakukan tokoh maupun daerah di Indonesia:   Jokowi, Penyatuan Tanah dan Air Nusantara Beberapa waktu lalu, Presiden RI Joko Widodo melakukan ritual penyatuan tanah dan air nusantara di calon Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Presiden Jokowi juga mengajak seluruh kepala daerah untuk berkemah dan membawa tanah serta air dari setiap se-Indonesia untuk disatukan dalam satu wadah sebagai simbol kebhinekaan. Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, menjelaskan ritual gentong tersebut merupakan ide dari Presiden Jokowi. Menurutnya, tanah dan air dari 34 provinsi itu akan ditanam di titik 0 km IKN. “(Ide) dari beliau (Jokowi), menandakan tanah dan air jadi tanah airku, kan kaya lagu Indonesia Raya,” ujar Heru kepada wartawan, Senin (14/3/2022).   Tien Soeharto, saat Soeharto Tak Pulang Dikutip dari Historia.id, Pasca pecah kerusuhan G30S PKI 1965, Ibu Tien gelisah karena suaminya, Mayjen Soeharto, belum juga pulang ke rumah. Ibu Tien pun mengadakan ritual selametan untuk menenangkan diri dan menciptakan rasa aman. “Mbakyu Harto adalah seorang muslimah yang menganut pula paham kejawen. Dia punya kebiasaaan membuat sesajen pada hari-hari khusus. Ketika suasana tegang menguasai hatinya lantaran Mas Harto tidak diketahui keberadaannya, Mbakyu Harto lalu berniat membuat sesajen dan melakukan doa-doa,” kata Probosutedjo, adik Soeharto, dalam memoarnya Saya dan Mas Harto karya Alberthiene Endah. Ritual Unik Ndalem Pojok Sambut Hari Lahir Soekarno Ditulis srtv.co.id, Sebuah Ritual unik digelar menjelang dimulainya acara Tasyakuran Hari Lahirnya Bung Karno di Situs ndalem Pojok Persada Soekarno, di Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri. Juni 2020 lalu. “Pada 119 tahun lalu, Putra Sang Fajar lahir dan menyinari kita. Maka, pada kesempatan kali ini, kita akan mendalami dan meneladani lebih jauh, Bapak Ir Soekarno,” kata Eko Priyatno, Kepala Seksi Museum dan Cagar Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri.   4. Soeharto, dari Ritual Mistis Hingga Semedi Bersumber dari  Arwan Tuti Artha lewat bukunya berjudul Dunia Spiritual Soeharto,  Konon biasanya, Soeharto melakukan ritual mistis dan semedi meminta petunjuk kepada Yang Maha Kuasa di Jambe Pitu pada bulan Suro. Dalam penanggalan Jawa, bulan Suro sering dianggap bulan yang keramat dan sakral. Laku spiritual di Jambe Pitu dilaksanakan di Sanggar Pamujan, Sanggar Palereman Kakung, Sanggar Palereman Putri, dan Sanggar Supersemar. Selanjutnya saat mendapat pawisik atau petunjuk ghaib, maka laku spiritual dilanjutkan ke lokasi Jambe Lima serta Goa Rahayu. Suasana gelap di dalam Gua Rahayu konon bakal mengingatkan seseorang akan kematian. Dengan demikian dalam laku ritual yang dijalani bisa mengingat untuk berbuat baik dalam kehidupan. Ritual dilanjutkan lagi ke dalam Goa Nagaraja yang konon memiliki banyak makanan dan benda. Dikisahkan makanan dan benda yang tersedia di bisa diambil sesuai dengan keinginan yang menjalani laku spiritual. Prosesi ritual selanjutnya, orang yang menjalani ritual mistis menghadap ke arah Laut Selatan Pulau Jawa. Selain itu ada ritual berendam di aliran sungai yang deras. Ritual yang sering disebut Kungkum (berendam) ini konon sudah lama dilakukan Soeharto. Tradisi Cowongan, Banyumas Ritual memanggil hujan ini lumayan unik, karena hanya boleh ditarikan oleh 10 perempuan di Desa Plana, Kec. Somagede Kab. Banyumas, Jawa Tengah. Para pelaku cowongan memaknai cowongan sebagai simbol permintaan dan bukti pengabdian mereka terhadap peninggalan budaya para leluhur. Mereka karena menjalani ritual cowongan dengan ikhlas, niat yang tulus dan tanpa paksaan cowongan merupakan hal yang keramat. Cowongan memiliki arti blepotan pada wajah, dengan media boneka yang dirasuki bidadari yang dipercaya dapat memanggil hujan. Boneka cowongan hanya boleh dipegang oleh kaum lelaki. Cowongan hanya dilakukan pada musim kemarau yang sangat panjang. Biasanya ritual ini dilaksanakan mulai akhir massa kapat (hitungan dalam kalender jawa) atau sekitar bulan September.  

news

Wagub Andika Usul Pembentukan Koperasi Alumni Sekolah

SERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menyarankan untuk adanya pembentukan Koperasi alumni sekolah atau perguruan tinggi. Hal ini diyakini dapat menambah geliat UMKM untuk meningkatkan kualitas perekonomian masyarakat. Andika meyakini pemberdayaan UMKM secara baik dan benar dapat secara signifikan membuat pertumbuhan ekonomi di daerah. Untuk itu pertumbuhan angka UMKM atau jumlah pelaku UMKM harus terus ditingkatkan agar tercapai akumulasi pertumbuhan ekonomi yang didorong dari banyaknya UMKM berkualitas. “Untuk itu dengan jumlah alumni yang sedemikian banyak ini, saya kira akan lebih baik lagi kalau teman-teman alumni SMEA/SMK 17 Serang ini membentuk koperasi alumni,” kata Andika dalam sambutannya pada acara Reuni SMEA/SMK 17 Serang di Auditorium Kampus Untirta Sindangsari, Kota Serang, Minggu (27/3). Turut hadir pada acara yang dihadiri oleh seribuan alumni SMEA/SMK 17 Serang dari angkatan 1982-2004 itu termasuk pelawak senior dan mantan politisi Komar atau Nurul Qomar yang kini aktif di media sosial dengan nama Abah Qomar. Dikatakan Andika, pembentukan koperasi diyakini akan dapat menambah pertumbuhan angka pelaku UMKM karena di dalam koperasi program-program bantuan dari lembaga koperasi sebagai hasil dukungan dari sesama anggota koperasi akan terus terjadi. Selain bantuan permodalan, lanjutnya, bantuan jaringan pemasaran hingga bantuan pelatihan ilmu-ilmu mengembangkan usaha akan terjadi dengan keberadaan sebuah koperasi. “Makanya saya selaku Wakil Gubernur Banten menunggu dibentuknya koperasi alumni SMEA/SMK 17 Serang ini. Nanti Pemprov Banten melalui dinas koperasi dan UMKM akan melakukan sinergi-sinergi,” imbuhnya. Lebih jauh Andika mengatakan, meskipun berbagai capaian pembangunan mengalami perlambatan dampak pandemi Covid-19, namun indikator makro pembangunan tetap tumbuh sejalan dengan membaiknya penanganan pandemi melalui program vaksinasi dan program pembangunan kesejahteraan. Untuk itu, Andika berharap segenap masyarakat Banten termasuk alumni SMEA/SMK 17 Serang turut membantu Pemerintah Daerah dalam membangun optimisme bahwa pemulihan ekonomi dampak pandemi Covid-19 berjalan sesuai dengan harapan. “Seraya berdoa semoga pandemi Covid-19 segera berakhir agar kita dapat menjalankan rutinitas sehari-hari dengan aman dan produktif seperti sedia kala,” ujarnya. Pemprov Banten, kata Andika, berharap sumbangsih dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Banten termasuk alumni SMEA/SMK 17 Serang dalam pembangunan daerah khususnyadalam hal pemberdayaan masyarakat. Masyarakat diharapkan dapat memberikan masukan-masukan terkait dengan berbagai program pembangunan guna penyempurnaan program dan kegiatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten.   Sementara itu ketua panitia acara, Aeng haerudin menyambut baik ajakan Andika untuk menggagas pembentukan koperasi di lingkungan alumni sekolah seperti alumni SMEA/SMK 17 Serang.”Saya kira ajakan Pak Wagub itu kami menyambut baik. Insya Allah kami akan segera menindaklanjutinya bersama teman-teman,” kata Aeng yang juga mantan Ketua DPRD Banten itu.

news

Pemerintah Keluarkan Tiga Aturan Saat Ramadhan dan Idul Fitri, Ini Penjelasannya

Jakarta,- Jelang datangnya bulan Ramdhan dan Idul Fitri Presiden Joko Widodo menyampaikan tiga kebijakan pemerintah yang bersifat pelonggaran terkait pandemi Covid-19. Tiga kebijakan ini diumumkan seiring membaiknya kondisi pandemi di Tanah Air. Menurut Jokowi, kondisi pandemi yang membaik membawa optimisme menjelang bulan Ramadhan. Oleh karenanya, pemerintah membolehkan kembali pelaksanaan shalat berjemaah di masjid. “Tahun ini umat muslim dapat kembali menjalankan ibadah shalat tarawih berjemaah di masjid dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Jokowi dalam keterangan video yang diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/3/2022). Dikutip kompas.com, kebijakan kedua yakni pemerintah tak lagi melarang mudik seperti pada dua Lebaran sebelumnya.  Namun, Presiden mengingatkan, sebagai syarat yakni masyarakat sudah divaksin Covid-19 dosis pertama, dosis kedua, dan mendapatkan vaksin booster. “Dengan syarat sudah mendapatkan dua kali vaksin dan satu kali booster serta tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” lanjutnya. Meski ada dua kebijakan pemerintah yang bersifat pelonggaran, masih ada larangan pelaksanaan buka bersama dan open house. Menurut Jokowi, larangan ini ditujukan bagi pejabat dan pegawai pemerintah. “Untuk pejabat dan pegawai pemerintah, kita masih melarang untuk melakukan buka puasa bersama dan juga open house,” tegas Jokowi. Kepala Negara pun berharap tren kondisi pandemi yang semakin membaik ini dapat dipertahankan. Dia juga mengingatkan masyarakat tetap disiplin menjaga protokol kesehatan. “Saya minta kita semuanya tetap menjalankan protokol kesehatan. Disiplin menggunakan masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak. Terima kasih,” tambah Jokowi. Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pemerintah akan menerbitkan aturan resmi terkait pelaksanaan mudik Lebaran 2022 melalui Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan dan SE Satgas Penanganan Covid-19. “Nanti kita akan formalkan dalam SE Menteri Perhubungan dan Kepala BNPB (Satgas Penanganan Covid-19),” kata Budi dalam konferensi pers secara virtual, Rabu. Budi memperkirakan SE tersebut akan terbitkan pada pekan depan.

news

Bos Robot Treding Fahrenheit Ditangkap Polri

Bos perusahaan pengelola robot trading Fahrenheit, Hendry Susanto ditangkap Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan investasi bodong. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipideksus) Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermanan membenarkan perihal penangkapan tersebut. “Iya betul, sudah ditangkap di Jakarta,” kata Whisnu dikutip laman kompas.com, Rabu (23/3/2022). Menurut Whisnu, Hendry Susanto ditangkap pada Selasa (22/3/2022) dan langsung ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus investasi bodong robot trading Fahrenheit. Saat ini, Hendry sudah ditahan di Mabes Polri untuk diperiksa lebih lanjut terkait kasus yang menjeratnya. “Sudah ditangkap dan sudah ditahan di Jakarta,” kata Whisnu. Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah mengejar Hendry Susanto. Hal itu disampaikan Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis, saat mengungkap hasil pemeriksaan empat pelaku investasi bodong robot trading yang sudah ditangkap. “Hasil pemeriksaan empat orang yang sudah kami amankan, menurut mereka, dia (Hendry) direktur,” ujar Auliansyah. Menurut Auliansyah, robot trading Fahrenheit dikelola oleh PT FSP Akademia Pro. Hendry Susanto diketahui menjabat sebagai direktur di perusahaan tersebut. “Kami tadi sudah memeriksa daripada data perusahaan tersebut, memang direkturnya HS,” kata Auliansyah. Untuk diketahui, Polda Metro Jaya menangkap empat pelaku robot trading aplikasi Fahrenheit. Keempat pelaku tersebut berinisial D, IL, DB, dan MF. Auliansyah menjelaskan, tiga orang pelaku ditangkap di kawasan Taman Anggrek, Jakarta Barat, sedangkan satu pelaku lainnya diamankan di Alam Sutera, Tangerang. “Jadi tiga ditangkap di Taman Anggrek, satu di Tangerang di kawasan Alam Sutera,” ujar Auliansyah, Selasa. Auliansyah berujar, para pelaku berperan sebagai admin, pengelola website, dan mencari member atau mengajak khalayak untuk berinvestasi di robot trading Fahrenheit. Kini, keempat pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka dijerat Pasal 28 Ayat 1, Pasal 27 Ayat 2, dan Pasal 45 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). “Kemudian juga kami menerapkan Pasal 105, Pasal 106 Undang-Undang Perdagangan, kemudian Pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), kemudian Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP,” ujarnya. Selanjutnya, Auliansyah memastikan bahwa jajaran Dirkrimsus Polda Metro Jaya akan melakukan pengembangdan dan mencari pelaku lain di balik aplikasi Fahrenheit itu. “Dari empat ini kami akan kembangkan lagi. Terkait tindak lanjut kasus ini, kami akan sampaikan secara berkala perkembangannya,” ungkap Auliansyah. Setidaknya sudah ada 55 laporan yang diterima dan lebih dari 100 orang mengadukan soal dugaan investasi bodong itu ke polisi. Kasus tersebut terungkap setelah Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mendapatkan sejumlah laporan soal penipuan berkedok robot trading aplikasi Fahrenheit. Sejumlah korban melaporkan kasus tersebut ke Bareskrim, termasuk aktor Chris Ryan. Chris mendatangi Bareskrim Polri untuk melaporkan tindak pidana penipuan yang dialaminya melalui platform Fahrenheit pada Selasa (15/3/2022). Pihak Fahrenheit diduga sengaja menghilangkan uang yang dimasukkan para anggota aplikasi. Menurut Chris, uang yang hilang secara total mencapai Rp 5 triliun. “Mereka dengan sengaja selama satu jam me-margin-call-kan, me-loss-kan, semua investasi hilang dan itu diduga sampai Rp 5 triliun (dari keseluruhan korban),” ucap Chris Ryan saat ditemui di Bareskrim Polri. Dia mengungkapkan alasannya bermain robot trading Fahrenheit. Chris mengaku melihat peluang pemasukan tambahan untuk memenuhi kebutuhan di tengah pandemi Covid-19.

news

Polemik Rencana Penundaan Pemilu 2024, Antara Referendum dan Amandemen

Setelah polemik usulan Pemilu 2024 minta dimundurkan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Kini Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim bahwa big data 110 juta netizen ingin Pemilu 2024 benar adanya. Sebelumnya, Luhut mengaku, usulan penundaan Pemilu 2024 tidak hanya disuarakan elite PAN dan PKB. Tetapi juga datang dari pendukung Partai Demokrat, Partai Gerindra serta PDI Perjuangan dan Golkar. Klaim Luhut itu dilontarkan saat berbicara di Podcast Deddy Corbuzier yang diunggah di kanal Youtube, Jumat, (11/3/2022). Selain itu, Luhut juga mengungkapkan penundaan Pemilu 2024 berdasarkan big data berupa percakapan dari 110 juta orang di media sosial “Itu yang rakyat ngomong. Ini kan ceruk ini atau orang-orang ini ada di Partai Demokrat, ada di Partai Gerindra, ada yang di PDIP, ada yang di PKB, ada yang di Golkar,” ujar Luhut. Sebelumnya, tiga ketua umum partai kompak menyatakan dan mengusulkan menunda Pemilu 2024 sampai dua tahun karena Pandemi Covid-19. Ketiga Ketum Partai tersebut diantaranya Muhaimin Iskandar Ketum Partai Kebangkitan Bangsa, Ketum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dan Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto. Mereka sepakat mengusulkan agar Pemilu 2024 ditunda hingga dua tahun. Namun belakang terkuak dalang sebenarnya yang meminta penundaan tersebut adalah diduga Luhut Binsar Panjaitan. Sementara itu, Ketua Bidang Politik dari Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Arif Bawono merespon, polemik masa jabatan Presiden dan penundaan Pemilu 2024 merupakan saat yang tepat untuk menghidupkan kembali referendum. Pria yang akrab disapa Boy ini menyebut, Indonesia pernah memiliki UU Nomor 5 tahun 1985 tentang Referendum, namun dicabut melalui UU Nmor 6 tahun 1999. “Semangat reformasi yang diperjuangkan mahasiswa saat itu, telah dibajak pada pekan pertama oleh orangtua di Parlemen Senayan dengan menghapus UU Referendum. Saat ini, sebagian mereka malah berteriak amandemen UUD 1945, sehingga terlalu liberal,” kata Boy pada Rabu (16/3/2022). Boy mengatakan, hal-hal yang berkaitan dengan kedaulatan dan konstitusi hanya bisa diputuskan oleh rakyat selaku pemilik sah republik ini. Sementara pemerintah dan Parlemen hanyalah penyelenggara negara. “Jangan sampai ini keterusan, apalagi kita semua paham bagaimana oligarki bekerja di eksekutif, legislatif dan yudikatif. Jika, semua hal termasuk kedaulatan kita percayakan pada mereka, negara dan bangsa ini akan semakin tergadai,” ujarnya. “Solusi paling memungkinkan adalah mengembalikan kedaulatan kepada rakyat sebagai pemilik sah republik ini, maka tanyakan langsung ke rakyat maunya bagaimana? hidupkan kembali beleid referendum,” lanjutnya. Meski usulan penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan Presiden saat ini masih tertutup karena terhalang konstitusi, namun amandemen UUD 1945 untuk memuluskan niat penguasa bukan hal yang mustahil. Perubahan itu telah diatur dalam Pasal 37 UUD 1945. Pasal tersebut menjelaskan, UUD dapat diubah jika sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dihadiri minimal 2/3 dari jumlah anggota MPR dan perubahan pasal dapat disampaikan dalam sidang MPR. Kemudian setiap usulan perubahan pasal-pasal UUD diajukan secara tertulis dan ditunjukkan dengan jelas bagian yang diusulkan dan usulan perubahan ini wajib disertai dengan alasan. “Perubahan dapat dilakukan terhadap pasal-pasal yang UUD 1945, kecuali pasal yang mengatur tentang bentuk negara,” imbuhnya. Jadi, kata dia, secara teknis mengubah UUD 1945 melalui proses amandemen bisa saja dilakukan untuk menindaklanjuti wacana penundaan Pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden dan penambahan periodesasi masa jabatan presiden. Namun, jika melihat dampak dari usulan penundaan Pemilu berkaitan langsung dengan ketentuan-ketentuan masa jabatan anggota DPR, DPRD, DPD, Presiden dan Wakil Presiden. “Setelah lima tahun sejak dilantik, masa jabatan penyelenggara negara tersebut berakhir dengan sendirinya. Penundaan Pemilu, artinya mereka akan memperpanjang masa jabatan mereka sendiri. Ini berarti, akan ada konflik kepentingan dalam pengajuan usul amandemen, karena hasil amandemen itu bisa dipastikan akan menguntungkan para pengusul dan pembahas,” jelasnya. Sementara itu jika dipaksakan untuk melakukan amandemen, dapat dipastikan akan membawa dua dampak langsung. Pertama, secara hukum produk UU yang rawan konflik kepentingan ini bisa dimasukan dalam delik korupsi dan setidaknya merupakaan persekongkolan jahat. “Kedua, amandemen tidak akan memiliki dasar legitimasi yang cukup. Apakah konstitusi yang tidak legitimate akan mampu bertahan lama,” imbuhnya. Jika amandemen tetap dipaksakan dan dilaksanakan, lanjut dia, para penyelenggara negara itu semuanya mungkin sah tapi tidak terlegitimasi. Karena itu, risiko terbesarnya adanya pembangkangan rakyat untuk mematuhi kebijakan mereka. “Rakyat akan jalan sendiri-sendiri menurut maunya sendiri. Mereka memiliki alasan membangkang kepada Presiden, Wakil Presiden, para Menteri, DPD, DPR dan DPRD. Mereka menolak keputusan apapun yang dibuat karena keputusan itu tidak sah dan bahkan ilegal,” katanya. Seperti diketahui, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI Bahlil Lahadalia menyebut, para pengusaha meminta adanya penundaan Pemilu 2024 mendatang. Alasannya, situasi perekonomian negara sedang sulit karena dihantam pagebluk Covid-19. Usulan Bahlil lantas disambut tiga Ketua Umum Partai Politik yakni dari PKB Muhaimin Iskandar, Partai Golkar Airlangga Hartarto dan PAN Zulkifli Hasan. Usulan ini lantas mendapat reaksi dari Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang menyatakan, partainya tak menginginkan perubahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode maupun perpanjangan masa jabatan presiden.  

advetorial

Gedung 8 Lantai RSUD Banten Diresmikan

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) meresmikan Gedung 8 Lantai RSUD Banten Jl. Syeh Nawawi Al-Bantani, Banjarsari Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Rabu (16/3/2022). Pengembangan ini sebagai wujud komitmen memberikan akses dan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat. “Saat akhir jabatan Walikota Tangerang membangun Rumah Sakit tanpa kelas 8 lantai. Begitu juga saat menjadi Gubernur Banten,” ungkap Gubernur WH. Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga kesehatan Provinsi yang sangat energik yang telah berjibaku dalam penanganan pandemi Covid-19. Ditambahkan, pengembangan RSUD Banten bagian dari komitmen Pemprov Banten dalam membantu pengembangan Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. “Kemarin (Selasa, 8/3, red) juga dilakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Labuan Kabupaten Pandeglang dan Rumah Sakit Cilograng Kabupaten Lebak,” ungkat Gubernur WH. “Negara hadir dalam memberikan pelayanan kesehatan. Negara tidak boleh membiarkan rakyatnya sakit,” tambahnya. Gubernur WH juga menyatakan bahwa pembangunan gedung 8 lantai RSUD Banten juga didukung oleh tenaga kesehatan yang siap melayani masyarakat. “Didukung oleh fasilitas yang baik. Kita harus berbuat kepada masyarakat,” tegasnya Gubernur WH juga mengungkapkan bahwa Jembatan Bogeg, Jembatan Ciberang, Masjid Negeri Di Atas Awan, hingga Banten International Stadium akan segera diresmikan. “Kita hadirkan ini untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan saya,” tegasnya. Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten dr Ati Pramudji Hastuti mengungkapkan pengembangan RSUD Banten sebagai bentuk perwujudan misi ke 4 Gubernur Wahidin Halim dan Wakil Gubernur Andika Hazrumy yakni meningkatkan akses dan pemerataan pelayanan kesehatan berkualitas. “Menjadikan RSUD Banten sbg RS Rujukan Regional di Provinsi Banten dan Sekaligus RS tipe B Pendidikan,” ungkapnya. Dikatakan, rumah sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang melayani pelayanan kesehatan yang paripurna. Sangat strategis terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Masih menurut dr Ati, pembangunan Gedung 8 Lantai RSUD Banten dilakukan dalam kurun waktu 8 bulan. RSUD Banten sendiri menempati lahan seluas 10 ha. Saat ini telah berdiri Gedung Rajawali (gedung lama), Gedung Cenderawasih (hijau) dan Gedung Garuda (biru). (Adv)

resensi buku

Leader Eat Last, Cara Pemimpin Sejati Menginspirasi Loyalitas Tim

Resensator: Dede Qodrat Alwajir Organisasi yang ingin besar membutuhkan pemimpin yang menginspirasi, menciptakan rasa aman dan menjaga kepercayaan bawahan. Memang benar apa kata pepatah militer, tidak ada bawahan yang salah, yang salah adalah komandannya. Organisasi yang baik akan di drive dengan baik oleh leadernya. Memberikan contoh bukan berarti menyuapi agar tak mandiri. Sikap pemimpin akan mencerminkan organisasi berjalan. Dan inilah yang digambarkan oleh Simon Sinek dalam Buku “Leader Eat Last, Cara Pemimpin Sejati Menginspirasi Loyalitas, Kerja Sama dan Keberhasilan Tim.” Buku ini dibuka oleh pengantar Jenderal Purnawirawan Korps Marinir Amerika Serikat, Goerge J. Flynn. Ia mengisahkan di Marinir Amerika Serikat ada sebuah kebiasaan yang tak lazim, yaitu saat makan bersama tentara yang paling junior akan dilayani terlebih dahulu sedangkan yang paling senior dilayani paling akhir. “Para pemimpin marinir diharapkan makan paling akhir karena arti sesungguhnya kepemimpinan adalah Anda bersedia menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan anda sendiri.” Di halaman 4, Simon Sinek menuliskan pengalaman unik seorang pilot Angkatan Udara Amerika Serikat yang bernama Johnny Bravo. Dalam ceritanya Johnny berhasil menyelamatkan dua puluh tentara Amerika dari pertempuran jarak dekat di Afganistan. Pilot ini berhasil memberikan perlindungan dari atas kepada tentara yang sedang melakukan tugas perangnya di darat. Meskipun dalam situasi yang sangat sulit karena sebelumnya para tentara itu tidak terdeteksi dan gerakan musuh bisa sewaktu-waktu menghancurkan pesawatnya. Johnny tetap nekat membantu kawan-kawannya karena di dorong oleh rasa empati tentang pentingnya keselamatan tim dari pada hanya menyelamatkan diri sendiri. Keselamatan bawahan dan kesadaran penting bahwa karyawan juga manusia menjadi ulasan penting Simon di Halaman 12. Keberadaan mereka sebagai pekerja bukan hanya sebagai alat produksi yang menghasilkan keuntungan bagi pimpinan perusahaan. Hubungan empati antara pemimpin dan bawahan sejatinya dibangun sebagai bentuk keluarga yang saling mengasihi. Inilah yang sering kita lupakan di era kapitalisme. Kepentingan individu terlalu kentara dalam hubungan kerja dalam organisasi kita. Seharusnya pemimpin mampu memberikan perlindungan bahaya dari luar dan dalam. Hubungan kerja yang saling melindungi akan membuat organisasi semakin kuat dan tentu saja dapat mencapai tujuan-tujaun besarnya. Tak kalah menarik dalam buku ini (halaman 61) juga dibahas tentang pandangan lain untuk manusia. Ternyata, manusia adalah kumpulan reaksi kimia yang saling berkaitan. Simon Sinek menyebutnya dengan EDSO (Endorfin, Dopamin, Serotonin dan Oksitosin). Endorfin adalah sennyawa kimia dalam tubuh kita yang mampu menghilangkan rasa sakit dan memunculkan rasa senang ketika kita menuntaskan sesuatu. Dopamin bertanggung jawab atas perasaan puas setelah kita menyelesaikan sebuah proyek penting, perasaan mencapai kemajuan atau keberhasilan itu terutama karena dopamin. Serotonin adalah perasaan bangga. Itu adalah perasaan yang kita dapatkan saat kita melihat orang lain menyukai atau menghargai kita. Sedangkan oksitosin adalah senyawa kimia cinta yang menimbulkan rasa persahabatan atau kepercayaan yang mendalam. Siapapun yang memahami rumus ini dan mampu mengendalikan keberadaannya akan berada di atas manusia rata-rata. Karena seringkali manusia tertipu dengan emosinya sendiri, maka Simon menyarankan untuk memadukan seluruh reaksi kimia dalam tubuh kita untuk diarahkan menjadi senyawa yang mendorong kita menjadi pemimpin yang lebih baik. Tidak lupa, Simon juga mengingatkan agar menghindari senyawa K atau Kortisol, yang berarti reaksi yang menimbulkan pikiran dan tubuh kita stres. Dari sekian banyak ulasan yang penting, menurut saya ulasan yang begitu menarik adalah pada kesimpulan buku ini (Halaman 337). Bahwa Simon menginginkan agar kita memproduksi lebih banyak pemimpin dalam hidup kita sendiri. Bukan orang lain, diri kitalah yang bertanggung jawab akan kehidupan yang kecil dalam lingkup keluarga dan organisasi yang kita bernaung dibawahnya. Tidak perlu menunggu orang lain bertindak, kitalah sejatinya yang harus memulai karena dunia akan bisa diselamatkan dari tindakan kecil yang terkumpul menjadi aksi besar. Judul : Leader Eat Last Pengarang : Simon Sinek Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Tahun Terbit : 2020 Kota Terbit : Jakarta Halaman : 370

news

Dewan Banten Antisipasi Kelangkaan Minyak Sebelum Ramadhan

SERANG,- Dalam rangka mengantisipasi kelangkaan minyak goreng di Provinsi Banten saat bulan Ramadhan, Ketua Komisi II DPRD Banten, Iip Makmur mengatakan, bahwa pihaknya baru saja mengirimkan surat kepada perusahaan distributor dan produsen minyak goreng. “Barusan telah mengirim surat terhadap perusahaan distributor dan produsen minyak goreng dari Disperindag Banten,” kata Ketua Komisi II DPRD Banten kepada wartawan, Rabu 16 Maret 2022. Iip menambahkan, bahwa isu minyak goreng ini termasuk nasional. Sehingga kelangkaan ini terjadi disemua wilayah.  “Kelangkaan minyak goreng itu sendiri bukan hanya paska banjir di Kota Serang saja. Melainkan seluruh wilayah Provinsi Banten mengalami kelangkaan. Sudah termasuk isu nasional atas kelangkaan minyak goreng itu sendiri,” jelasnya. Sebab itu, kata dia, menjelang bulan Ramadhan mendatang, pihaknya menyampaikan juga kepada Disperindag Banten agar segera lakukan langkah langkah kongkrit untuk menstabilkan harga, dan ketersedian bahan pangan. “Saya sudah meminta kepada Disperindag Banten agar segera lakukan bukti kongkrit dalam penangan kelangkaan minyak goreng di wilayah Provinsi Banten. Supaya dapat menstabilkan harga, serta persedian stok bahan pangan di Banten saat bulan Ramadhan tiba,” tutur Iip Makmur seraya mengakhiri wawancara.