news

Delapan Jurus Mengembangkan UMKM Ala Airin

Airin Rachmi Diany memilki delapan jurus untuk mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Provinsi Banten. Delapan jurus itu merupakan program pengembangan UMKM melalui upaya pelatihan, pembinaan, hingga pemasaran.   Hal itu disampaikan Airin saat mengisi acara Talk Show Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta Forum Kominikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) di Jakarta, Jumat (20/1/2023).       Kedelapan jurus itu yaitu pembuatan kemasan produk yang menarik, perkuat modal, perluasan akses pasar, fasilitasi pelatihan manajemen keuangan, dan fasilitasi pembuatan izin pendirian usaha.   Kemudian melakukan fasilitasi pemberian logo halal, relaksasi pajak, dan yang terakhir promosi di dalam dan luar negeri.   “Delapan langkah pengembangan UMKM ini sesuai dengan kebutuhan dan keterbatasan para pelaku UMKM, maka kita harus hadir memfasilitasi UMKM,” ujarnya.   Kemudian Airin juga menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi para pelaku UMKM. Mulai dari kurangnya akses pembiayaan ke perbankan, belum memiliki sistem keuangan yang baik.   Lalu juga manajemen bisnis masih dikelola secara manual dan tradisional, pemilik UMKM belum dapat memisahkan antara uang oprasional untuk rumah tangga dan usaha, hingga UMKM kurang memikirkan tujuan atau rencana rencana strategis jangka panjang usahanya.   Selama menjabat Walikota Tangsel, Airin sukses mengembangkan para pelaku UMKM. Berdasarkan data 2022, Saat ini Tangsel telah memiliki 149.644 UMKM.   Prestasi yang Airin torehkan di bidang UMKM antara lain Satya Lencana Pembangunan Koperasi. Penghargaan ini diberikan Presiden kepada kepala daerah yang telah memperlihatkan konstribusi yang tinggi dan berperan aktif dalam pengembangan dan pembangunan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menangah (UMKM) pada 2016.   Kemudian Tangsel didapuk sebagai kota terbaik untuk iklim ekonomi UMKM melalui Penghargaan Natamukti Nindya pada 2017. Lalu dinilai berhasil membangun ekosistem di sektor UMKM, Pemerintah Kota Tangsel meraih penghargaan Natamukti dari Kementerian Koperasi pada 2019.

news

Dukungan Nat Geo Akan Dongkrak Kunjungan Wisata Ke Pandeglang

Pandeglang – National Geographic (Natgeo) Indonesia siap mendukung promosi wisata Kabupaten Pandeglang. Dukungan Nat Goe ini akan mendongkrak kunjungan wisatawan yang datang ke Pandeglang. “Kami bukan hanya media, tapi konten kami diharapkan membawa dampak. Kita bisa menjadi wadah untuk membawa wisata Pandeglang ke panggung dunia. Kita berusaha fokus, agar bisa lebih masif”, hal demikian dikatakan Didi Kasin Pimpinan Redaksi (Pimpinan) Natgeo saat berdiskusi dengan Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban, dan Kadispar Neneng Nuraeni di Oproom DPMPTSP, Kamis (19/1/2023). Menurut Didi, Pandeglang baginya bukan hal asing. Kata Didi, dirinya bahkan sering berkunjung ke Kabupaten Pandeglang. “Kami berulang kali sudah ke ujung kulon. Di Indonesia spesiesnya hasnya adalah badak, dia hanya ada diujung kolon”, katanya. Didi juga mengungkapkan akan banyak konten yang dibuat, diantaranya para digma baru yang tidak dapat dilakukan ternyata bisa dilakukan di Pandeglang karena potensinya ada. “Kita akan munculkan aktifitasnya, misalkan wisata minat khusus yang tidak tetbayangkan tapi terjadi disini”, ujarnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, Didi berharap dapat memanfaatkan komunitas yang ada dalam pengembangan destinasi. “Seperti kita buat taman mangrov, dan lisensi laut yang telah dilakukan, kita akan buat di Pandeglang”, pungkasnya. “Pemerintah tinggal siapkan regulasi, mereka yang datang butuh kemudahan regulasi sehingga bisa lama tinggal 10-14 hari”, tandasnya. Sementara Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban mengatakan pengembangan wisata Pandeglang masuk ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Namun kata Tanto, saat ini belum tergali sepenuhnya. “Dengan dukungan Nat Geo, kami yakin wisata Pandeglang bisa berkembang, bukan hanya wisatawan lokal tapi juga domestik yang datang ke Pandeglang”, terangnya. Dijelaskan Tanto, kunjungan wisata tahun 2022 memang ada peningkatan sehingga bisa melaupaui target. Kendati demikian, kunjungan wisata domestik hanya 0,1%. “Target kami tahun 2022 kurang lebih 2 juta wisatawan, tercapai 2,1juta wisatawan yang paling banyak wisatawan lokal”, tutupnya.

life style

Mewujudkan Pembangunan dengan Politik Strategi Nasional

Politik Strategi Nasional dapat diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional. Maka politik dapat didefinisikan sebagai asas, haluan, usaha, serta kebijaksanaan Negara tentang pembinaan kepada suatu perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian untuk pencapaiannya tujuan Negara. Jadi Politik Strategi Nasional ini disusun untuk menjalankan suatu harapan nasional demi tetap terjaganya kemakmuran bangsa.   Hakikat politik nasional adalah kebijaksanaan Negara untuk mewujudkan cita-cita bangsa Negara menjadi Negara yang diharapkan bangsa, dengan adanya penyusunan konsep strategi nasional maka politik nasional dapat menjalankan tahapan-tahapan utamanya seperti jangka panjang, jangka menengah, dan jangka panjang. Namun strategi nasional ini disusun berdasarkan sistem kenegaraan menurut UUD 1945.sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa jajaran pemerintah dan lembaga-lembaga yang tersebut dalam UUD 1945. Lembaga-lembaga tersebut adalah MPR, DPR, Presiden, DPA, BPK, MA.   Kata strategi berasal dari bahasa yunani ”strategia” yang berartikan “the art of general” atau sebuah seni seorang panglima yang biasa digunakan dalam peperangan. Namun pada zaman modern ini strategi dapat diartikan sebagai rencana untuk mencapai sebuah cita-cita serta untuk kemajuannya suatu Negara.   Jadi penyusunan politik strategi nasional itu perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi pancasila, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional. Maka lembaga-lembaga yang terdapat di Negara kita yang menyusun strategi nasional harus teratur oleh presiden/mandataris MPR. Agar tidak menyalahgunakan kekuasaan.   Ditulis oleh Taki dalam Kelompok Kajian Pancasila Mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Bina Bangsa

life style

Keamanan Nasional dan Tugas TNI-POLRI 

Yang saya Ketahui Sebagai warga negara tentang pertahanan dan keamanan negara indonesia, mendukung sistem pertahanan dan keamanan Indonesia adalah suatu kewajiban. Dua aspek tersebut perlu ditegakkan agar kedaulatan suatu negara tetap terjaga dari berbagai ancaman. Untuk mengupayakan bela negara sebagai sistem pertahanan dan keamanan, kita dapat memulainya dari hal sederhana dan dekat.   Hal – hal mengenai sistem pertahanan dan keamanan Indonesia telah tercantum di dalam Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Pengertian mengenai sistem pertahanan negara terdapat pada Pasal 1 yang berbunyi: “Sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut untuk menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.”   Menurut saya kemanan negara Indonesia ini lumayan sangat bagus. Karena di negara kita banyak sekali teknologi canggih untuk mempertahankan suatu negara. Ada juga Tentara Nasional Indonesia (TNI) Untuk membantu pertahanan Indonesia secara militer ataupun Nonmiliter. Tugas pokok TNI Udah tertera di Undang undang republic Indonesia No 34 Tahun 2004 ada tiga tugas. Pertama, menjaga kedaulatan negara Indonesia. Kedua, mempertahanan Keutuhan wilayah negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila yang UUD 1945. Tiga, Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan ancaman terhadap ke utuhan negara Indonesia.   Dalam segi perang, Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan matra utama yang dibutuhkan dibandingkan dengan polisi atau satpam. Karena tugas wewenang TNI, Polisi, dan Satpam berbeda. Namun demikian tetap satu tugas untuk mempertahankan negara Indonesia. Hanya saja perbedaan itu terletak pada tugas polisi berfokus mengamankan suatu wilayah negara Indonesia. Selain itu, tugas polisi juga melaksanakan penegakan hukum, menangkap dan melakukan pemeriksaan, serta pemberantasan kejahatan.   Saya setuju dengan hukum Indonesia yang begitu adil, tetapi itu hanya kepada orang yang punya jabatan atau punya kekayaaan. Akankah polisi berlaku adil kepada orang miskin. Pendapat ini hanya untuk kepada oknum polisi bukan berarti semua polisi seperti itu. Sampai saat ini Saya melihat tugas polisi belum benar-benar dilakukan. Kenapa demikian, karena masih banyak sekali kejahatan yang muncul di ranah publik. Oleh karena itu perlu optimalisasi tugas polisi untuk pemberantas kejahatan.   Namun demikian saya bangga dengan polisi. Jika satu hari negara ini tanpa Polisi mungkin saja negara ini akan hancur. Bahkan mungkin banyak sekali kejahatan-kejahatan diluar sana. Terima kasih untuk Polisi yang sudah sekuat tenaga melindungi masyarakat. Semoga tidak ada lagi kejahatan yang muncul di tengah-tengah masyarakat.   Ditulis oleh Ihlah Munawar, Puja, M. Faturahman, Dean Zein, Fatih, Takyudin Dalam Kelompok Kajian Pancasila Program Studi Teknik Sipil Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Bina Bangsa

Uncategorized

Belum Optimalnya Penegakan Keadilan di Indonesia

Indonesia memiliki tiga lembaga utama yaitu legilatif, eksekutif dan yudikatif. Dalam pengentahuan dasar masyarakat tiga lembaga tersebut masing-masing di “miliki” oleh Presiden dan wakil presiden. Sebenarnya tidak salah pemikiran tersebut, tetapi jika di ulas lebih dalam hanya sedikit dari banyaknya pengetahuan tentang tiga tersebut salah satu nya yudikatif. Membahas yudikatif pendapat sebagian masyarakat langsung tertuju pada hukum. Wajar saja karena lembaga yudikatif sendiri memang berhubungan erat dengan hukum dan perundang-undangan bahkan menjadi pemegang peran utama dalam mengadili pelaku penyelewengan konstitusi dan pelanggar perundang-undangan.   Lembaga yudikatif merupakan lembaga pemegang kekuasaan kehakiman. Kekuasaan kehakiman meliputi kekuasaan yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Kekuasaan kehakiman dijalankan oleh sebuah Mahkamah Agung (MA) dan badan peradilan yang berada di bawahnya. Diantaranya, dalam lingkup peradilan umum, peradilan agama, peradilan militer, peradilan tata usaha negara, dan Mahkamah Konstitusi (MK). Selain itu, ada satu badan yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman, yaitu Komisi Yudisial (KY).   Montesquieu menjelaskan kekuasaan legislatif adalah kekuasaan membuat peraturan dan undang-undang. Kekuasaan eksekutif adalah kekuasaan melaksanakan atau menjalankan undang-undang. Sedangkan, kekuasaan yudikatif adalah kekuasaan yang mengawasi jalannya pelaksanaan peraturan perundang-undangan. Lembaga yudikatif berfokus pada hukum negara, terlebih penegakan hukum di Indonesia memang belum bisa dikatakan adil atau bahkan masyarakat sering berpendapat “tajam ke bawah tumpul ke atas”. Yap, saya pun sependapat dengan pernyataan tersebut.   Sebenarnya hukum tajam ke bawah tidaklah salah, hukum memang sudah seharusnya tajam tetapi hukum harusnya tajam terhadap siapapun tanpa membedakan status sosial. Pendapat tersebut menandakan bahwa pada kenyataannya keadilan lebih tajam dalam menghukum masyarakat kelas bawah dibanding masyarakat kelas atas.   Sebagai contoh bahwa hukum memang tumpul ke atas dapat kita lihat yang terjadi di daerah kita sendiri Provinsi Banten. Pada tahun 2018 yang dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yaitu Engkos Kosasih. Yang bersangkutan melakukan korupsi sebesar Rp. 25,3 M. Padahal seharusnya dana tersebut untuk pengadaan unit computer sebanyak 1.800 yang diperuntukan untuk Ujian Nasional. Sayangnya, Majelis Pengadilan Serang hanya menjatuhkan hukuman 1 tahun 4 bulan penjara serta denda sebesar Rp.100 juta. Jika melihat fakta ini sangat miris sekali penegakan hukum di negara kita.   Penegakan keadilan di negara kita sangat penting. Karena hal ini bertujuan untuk menciptakan tatanan masyarakat yang adil damai dan sejahtera. Serta tidak adanya pelanggaran HAM dan pelanggaran hukum yang berlaku di negara kita. Jika tidak ada penegakan keadilan di negara ini maka masyarakat tidak akan hidup sejahtera. Dengan adanya lembaga badan yudikatif ini sangat membantu agar keadilan di Indonesia tertata dan semua orang mendapatkan haknya yang sama rata tidak dibeda-bedakan dan tidak pula dibiarkan begitu saja.   Selaku warga biasa tentu sangat penting agar kita mendorong keadilan penegakan hukum. Meskipun tantangannya masyarakat itu sendiri yang pertama belum menguasainya prosedur yang harus ditempuh. Bahkan masyarakat yang dibawah rata rata pendidikan nya masih membutuhkan pendampingan hukum ketika ada permasalahan. Jangan sampai terjadi kebingungan harus kemana dan harus ke siapa mereka mengadu. Oleh karena itu perlindungan hukum sangat penting ada nya. Untungnya saat ini ada program dari desa yaitu rumah Restorative Justice (RJ) bisa menangani sebelum dibawa ke tingkat yang lebih tinggi tinggi.   Berbicara tentang tugas Lembaga Yudikatif apakah hanya seputar hukum saja? Tentu saja tidak. Salah satu tugas Lembaga Yudikatif yaitu berkaitan dengan pengawasan penyelewengan KIP. Tidak asing bukan “KIP” di telinga kita sebagai mahasiswa. Apakah KIP juga berjalan sesuai dengan tujuan utamanya? KIP di buat untuk menggantikan program Bidikmisi tetapi tujuannya tetap sama yaitu untuk membuka ruang Pendidikan seluas-luasnya dan bisa di akses oleh siapapun termasuk masyarakat kalangan bawah. KIP ada beberapa macam mulai dari KIP Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah lalu akan di lanjutkan mendapat KIP Kuliah.   Nah apakah KIP-K sudah tepat sasaran? Karna sepengetahuan kami KIP-K adalah lanjutan dari KIP sebelumnya. Penerima KIP-K saat ini sering kali tidak tepat sasaran. Karena sudah terjadi di beberapa perguruan tinggi terkuak adanya kasus pemalsuan data persyaratan KIP-K oleh sejumlah mahasiswa. Kejadian ini sangat tidak etis, mengenal bahwa KIP ini khusus untuk anak dengan keterbatasan ekonomi. Jika ada pemalsuan data tentu saja sangat merugikan orang lain, karna di luar sana masih banyak yang lebih membutuhkan bantuain ini. Melihat keadaan sekarang menurut kami penerima KIP lanjutan harusnya di lakukan pendataan ulang karna memungkinkan terjadinya perubahan kondisi sosial ekonomi yang mungkin sudah dapat di golongkan mampu.   Ditulis oleh Putri Suci Maharani, Irma Oktaviani, Sindi Susilawati, Nanda putra fajar Dalam Kelompok Kajian Politik Program Studi Administrasi Publik Universitas Bina Bangsa.

life style

Usai Pemugaran, Objek Wisata Situ Cikoncang jadi Lokasi yang Instagramebe

Lebak,- Bila anda sedang berkunjung ke Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, ada baiknya anda menyempatkan diri untuk berkunjung ke salah satu Objek Wisata yang sedang digandrung oleh kaula muda.   Objek wisata tersebut ialah Situ Cikoncang, atau dalam bahasa indonesia yakni Danau Cikoncang yang berlokasi di Kampung Pasirnangka, Desa Katapang, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Banten.   Selain menyuguhkan keindahan alama berupa hamparan air danau yang bersih nan jernih, di objek wisata Situ Cikoncang juga menyediakan berbagai permainan air dan perahu tradisional yang tentunya dapat dinikmati oleh Wisatawan yang berkunjung.   Terlebih, setelah dilakukan pembangunan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Banten banyak sekali spot foto yang iconic dan instagramabel yang tentunya digandrungi olah kaula muda.   Di lahan seluasa kurang lebih 2.000 hektare tresebut, kini telah berdiri bangunan-bangunan yang futuristik yang tentunya memanjakan mata siapapun yang berkunjung ke Situ Cikoncang. Salah satu yang paling Iconic ialah landmark Cula badak yang diuat terapung salah satu sisi danau.   Kepala Desa Ketapang, Emed mengatakan, pembangunan destinasi wisata Situ Cikoncang di Desa Ketapang, Kecamatan Wanasalam guna meningkatkan minat Wisatawan, baik lokal maupun luar negeri untuk berkunjung ke kabupaten Lebak.   “Pembangunan dibiayai oleh APBD Provinsi Banten diharapkan akan menjadi daya tarik para wisatawan lokal maupun luar, untuk berkunjung ke Kabupaten Lebak,” katanya, Minggu (8/1/23).   Ia pin mengucapkan rasa syukur lantaran objk wisata situ Cikoncang mendapatkan perhatian dari pemerintah Provinsi Banten.“Alhamdulillah pembangunan destinasi wisata Situ Cikoncang di akhir tahun 2022 kemarin sudah selesai dengan baik,” jelasnya.   Ia menilai, jika pembangunan Situ Cikoncang dirasa sangat cepat dan membuat destinasi wisata tersebut semakin cantik dan menarik. “Progres dari pembangunan tersebut tidak terlambat bahkan telah surplus sekitar 5 persen lebih,” pungkasnya.   Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Katapang, Sudarno menjelaskan, pasca dilakukan pemugaran, destinasi wisata Situ Cikoncang dibangun dengan tema ‘Artifical Tourism’ atau wisata buatan yang kian membuat tempat tersebut menarik.   “Setelah dibangun kembali, kini ada beberapa bangunan dengan desain Futuristik seperti gajebo, MCK terapung, dan Land Mark cula Badak untuk spot selfie,” terangnya.   Ia mengucapkan rasa syukur lantaran dalam pengerjaannya kontraktor pelaksana telah memberikan spek spek terbaik sehingga hasil dari pembangunan tersebut sangat bagus. Ia pun berharap, dengan dibangun nya kawasan wisata Situ Cikoncang, akan mendukung pengembangan pariwisata dan menumbuhkan perekonomian masyarakat di wilayah setempat.

news

Tokoh Pandeglang: Airin Sederhana, tapi Permata

Dukungan terhadap bakal calon gubernur Banten Airin Rachmi Diany terus mengalir. Kali ini datang dari tokoh Kabupaten Pandeglang sekaligus mantan anggota DPRD Banten Thoni Fathoni Mukson yang menilai Airin adalah sosok sederhana tetapi permata.   Dukungan Thoni disampaikan dalam posting akun media sosialnya pada Rabu (28/12/2022). “Calon gubernur Banten, Airin bukan yang lain. Sederhana, tapi permata,” demikian kalimat yang disampaikan Thoni dalam akun Facebooknya.   Thoni juga menyampaikan dukungan terhadap Airin dalam sebuah video yang tersebar di jejaring pesan aplikasi WhatspApp. Dalam videonya, Thoni berharap, kepemimpinan gubernur Banten ke depan, ada nuansa dan terobosan baru yang bisa menyentuh langsung ke masyarakat.   “Saya saya berbangga diri ada calon gubernur Bu Airin, saya meyakini dan kami sebagai masyarakat Banten meyakini, bahwa Bu Airin akan mampu melaksanakan program yang sifatnya delivered, yang sifatnya dilaksanakan dan ada manfaatnya untuk masyarakat,” ujarnya.   Sekadar diketahui, Thoni Fathoni Mukson adalah mantan anggota DPRD Banten dua periode. Thoni sempat mencalonkan diri menjadi calon Bupati Pandeglang melawan Irna Narulita Dimyati. Ia pun menjadi tokoh yang memperjuangkan pemekaran daerah di Banten, terutama pembentukan Kabupaten Cibaliung dan Kabupaten Caringin.   Menurut Thoni, Airin adalah salah satu pemimpin yang mampu memberikan kemajuan terhadap daerah yang dipimpinnya. Yakni mampu memberikan kesukseskan pembangunan saat menjadi walikota Tangerang selatan selama 10 tahun.   “Karena pengalaman beliau menjadi walikota saya kira bukan main-main. Beliau walikota terbaik, dan mendapatkan pengharagaan internasional. Jangan lupa pada saatnya nanti, coblos dan pilih Bu Airin,” pungkasnya.(*)

life style

Otonomi Daerah

Banyak masyarakat yang tidak mengerti apa definisi dari otonomi daerah itu. Karena masyarakat belum merasakan kesejahteraan yang merata, yang diberikan oleh pemerintah. Otonomi daerah berarti daerah diberi hak dan wewenang untuk mengatur kebijakannya secara mandiri. Supaya apa? Supaya tidak ada pemusatan kekuasaan. Kebijakan tersebut dibuat oleh pemerintah daerah dan di sesuaikan dengan kepentingan masyarakat di daerah tersebut. Otonomi daerah itu sangat penting untuk dilaksanakan, karena dengan terlaksananya otonomi daerah maka akan terbentuknya kehidupan masyarakat yang sejahtera.   Ketika pemerintah pusat mengeluarkan UU otonomi daerah, tentang Pemerintah Daerah yang mempunyai hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat dalam sistem Negara Indonesia. Pemerintahan Daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan, pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah dengan memperhatikan prinsip-prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan dan kekhususan suatu daerah dalam sistem Negara Indonesia. Kewenangan dalam otonomi daerah ini mencakup kewenangan dalam seluruh bidang pemerintahan, kecuali kewenangan yang masih harus berada ditangan pusat, yaitu hubungan antara pusat dan daerah dan hubungan antar daerah. Karenanya masing-masing daerah secara otonom mempunyai wewenang untuk merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembangunan di daerahnya.   Nah contohnya tentang pemilihan kepala daerah, gubernur, bupati, dan walikota. Banyak orang-orang yang terlibat dalam politik di daerah merasa sangat gembira, suatu hal yang menimbulkan harapan bagi keinginan mereka, dan ini juga dianggap sebagai suatu langkah maju dalam proses demokratis, dimana rakyat mendapatkan hak nya dalam pemilihan langsung atau yang sering kita sebut pemilu.   Tetapi sejak awal keputusan ini sudah menjadi sesuatu yang mencemaskan masyarakat, karena terbukanya peluang bagi orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mendapatkan kekuasaan. Kemungkinan untuk mementingkan pemilu tidak ditentukan oleh kualitas, kapasitas, ataupun integritas seseorang yang mencalonkan dirinya untuk menjadi kepala daerah, tetapi lebih banyak akan ditentukan oleh siapa yang punya uang untuk merebut kekuasaan itu. Kekuasaan itu direbut bukan oleh kapasitas atau kualitas tetapi oleh uang. Maka dari itu banyak sekali kedudukan yang peran nya sama sekali tidak pantas didapatkan seseorang jatuh ke tangan orang yang tidak berhak itu.   Tetapi akibatnya apa? karena mereka tidak punya kapasitas, tidak mampu, dan mereka hanya punya uang dan ambisi atau keinginan, ujung-ujung nya adalah mereka terlibat korupsi, memakan uang negara yang harus nya digunakan untuk daerahnya dan juga untuk mensejahterakan masyarakat, dan banyak diantaranya sudah diperiksa bahkan sampai masuk penjara. Korupsi ini merupakan sesuatu hal yang tidak bisa dielakan karena mereka mengeluarkan biaya untuk mendapatkan kedudukan. Karena banyaknya orang yang tidak bertanggung jawab dengan melakukan korupsi ini, banyak masyarakat yang belum merasa sejahtera. Contohnya pembagian bantuan BLT yang belum merata di masyarakat.   Pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia ini ada yang sudah berjalan dengan baik dan ada yang belum berjalan dengan baik. Masalah yang sampai saat ini belum terlaksana dengan baik adalah cara mengatasi pengangguran yang kini semakin banyak. Nah kalo dipikir-pikir kita harus berani mengakui bahwa sistem otonomi daerah mempunyai kelemahan yang sangat mendasar dan harus dikoreksi. Sudah banyak sekali bencana yang ditimbulkan diseluruh indonesia tersebar otonomi daerah ini, salah satu diantaranya adalah perpecahan yang timbul ditengah-tengah masyarakat setiap pemilihan kepala daerah, entah itu gubernur, walikota, ataupun bupati, perpecahan menjadi suatu yang sudah pasti dan ini suatu hal yang terlalu sulit buat nkri yang katanya merupakan suatu harga mati, bila ternyata korupsi terjadi dimana mana.   Itu konsekuensi logis dari sistem yang diciptakan oleh perundang-undangan itu sendiri, untuk itulah kita harus berani mengaku salah bahwa otonomi daerah adalah sesuatu yang harus dikoreksi. Yang kita perlukan kan adalah suatu sistem pemerintahan demokratis yang bersifat terbuka, dan mempunyai kemampuan politik untuk mengangkat gagasan-gagasan kebudayaan, agenda kerja kebudayaan yang berangkat dari satu visi tentang masa depan yang harus kita perjuangkan sebagai suatu bangsa yang bermartabat dan berkarakter.   Ditulis Oleh Kelompok Kajian Pancasila Universitas Bina Bangsa Rini Amalia, Fiyah Dawati

news

KPPG Dorong Keterwakilan  Perempuan Di Berbagai Bidang

JAKARTA,- Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) terus mendorong upaya keterwakilan perempuan di berbagai bidang. Hal ini dilakukan dalam upaya pemberdayaan perempuan dalam masyarakat.   Ketua PP KPPG Airin Rachmi Diany menyampaikan, Pihaknya terus berupaya agar peran perempuan bisa mendapatkan tempat utama di berbagai aspek masyarakat. “Sangat penting bagi kita kaum perempuan untuk sering berkumpul, berdiskusi dan membincangkan ide-ide besar kebangsaan. Perempuan sudah sewajarnya jadi ibu yang melahirkan ide-ide pembangunan, pemberdayaan dan berkontribusi terhadap kemajuan negara. Menurut saya, sekat penghalang bagi Perempuan untuk beraktualisasi sesuai keinginannya hanya dipikiran kita saja. Saat ini justru kita dituntut untuk berkiprah dalam pos-pos strategis kebangsaan,” Katanya saat Talk Show PP KPPG. Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari ibu, di Gedung Auditorium Golkar Institute DPP Partai Golkar, Jumat, 23 Desember 2022.   Airin Menambahkan, Berangkat dari kegelisahan masih minimnya keterwakilan perempuan di berbagai Bidang KPPG akan terus mendorong tiga agenda penting terkait dengan kepemimpinan, kapasitas dan peluang perempuan.   “Menurut kami penting bagi partai Golkar untuk terus mendorong tiga hal. Yaitu, pertama, mendorong kepemimpinan Kader Perempuan Partai Golkar dan Perempuan Indonesia di berbagai ranah dan tingkatan. Kedua, mendorong peningkatan kapasitas kepemimpinan Perempuan. Ketiga, memberikan Peluang melalui langkah afirmas agar semakin banyak perempuan yang menjadi pemimpin dan terlibat dalam proses pengambilan kebijakan. Tegasnya.   Selain itu, Sekjen PP KPPG Lindsey Afsari Puteri menerangkan bahwa, tujuannya diadakan kegiatan ini dalam rangka memperingati tonggak sejarah perempuan pergerakan Indonesia.   “Sejarah mencatat, dicetuskannya hari ibu di Indonesia merupakan tonggak perjuangan perempuan untuk terlibat dalam upaya kemerdekaan bangsa dan pergerakan perempuan Indonesia dari masa ke masa dalam menyuarakan hak-haknya guna mendapatkan perlindungan dan mencapai kesetaraan, pungkasnya.   Hadir pula dalam kegiatan Ini Prof Siti Zuhro Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Betty Epsilon Idroos Komisioner KPU RI, Erwin Aksa Ketua DPP Bidang Penggalangan Strategis dan Yanti Airlangga Ketua IIPG. (Red)

news

Mahasiswa Uniba Kuliah di Gedung Dewan

SERANG,- Puluhan Mahasiswa Universitas Bina Bangsa (Uniba) menggelar perkuliahan dengan cara yang tidak biasa. Mereka datang langsung ke ruang paripurna DPRD Provinsi Banten untuk langsung mendapatkan pembelajaran mengenai ilmu politik dari anggota dewan Provinsi Banten.   Dalam kesempatan itu, mereka diberi materi oleh ketua komisi V DPRD Provinsi Banten Yeremia Mendrofa dan Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten, Fitron Nur Ichsan.   Pantauan di lokasi, pelaksanaan diskusi terpantau aktif, mahasiswa yang rata-rata masih duduk di semester satu tersebut terlihat sangat aktif menyampaikan permasalahan-permasalahan yang terjadi di lingkungan mereka.   Seperti halnya mengenai tidak meratanya pembangunan, pengangguran yang sangat tinggi dan susahnya mencari pekerjaan lantaran tidak memiliki orang dalam.   Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Banten Fitron Nur Ichsan menyampaikan agar mahasiswa aktif dalam meningkatkan kualitas diri agar peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan semakin besar.   “Sepanjang anda sekarang belajar serius, dan dapat beradaptasi dengan teknologi kita akan menjadi Change Maker, kita adalah aktor yang akan melakukan perubahan,” jelasnya, Rabu (21/12/22).   Menurutnya, tantangan terbesar bagi mahasiswa saat ini ialah teknologi, banyak sekali saat ini pekerjaan-pekerjaan yang dulu dilakukan oleh manusia, kini digantikan oleh mesin yang diciptakan oleh manusia.   “Kesempatan kerja kalian dirusak oleh mesin, apakah salah? Tidak karena ini adalah revolusi elektronik. Jadi tantangan ke depan kalian lebih besar,” jelasnya.   Untuk itu, mahasiswa harus mampu mempelajari segala sesuatu yang ada di sekitar mereka dan mampu belajar dari apapun yang mereka temui.   “Sekarang belajarlah yang serius, ikuti semua, belajar dengan baik. Rajin membaca, belajar bagaimana cara belajar, semua di pelajari tetapi jangan lupa belajarlah untuk bisa melakukan apa yang kita pelajari,” jelasnya.   Selain itu, terdapat point yang paling penting dalam proses pembelajaran. Yakni belajar untuk dapat hidup berdampingan dengan rukun dan toleransi yang tinggi.   “Dan yang tak kalah penting adalah tujuan pendidikan yang ke tiga, belajar bagaimana bisa hidup bersama-sama. Ini yang susah. Orang yang akan sukses ialah, ketika ia masuk ke lingkungan kerja, dia cocok bergaul dengan siapapun,” jelasnya.   Sementara itu, salah satu mahasiswa, Melani Melinda mengaku sangat senang dapat langsung mendapatkan pengetahuan politik dari DPRD Provinsi Banten. Ia pun mengaku konsep pembelajaran seperti itu dapat meningkatkan minat mahasiswa untuk belajar.   “Kita dapat materi dari pemateri hebat dan berpengalaman, sehingga mudah memahami materi yang disampaikan,” jelasnya.   Menurutnya, pertanyaan mengenai pemerataan pembangunan merupakan salah satu keresahan tersendiri dan kerap kali terjadi di lingkungan masyarakat. “Saat ini pesat pertumbuhan pembangunan, namun tidak merata di wilayah tertentu seperti jalan juga kan belum merapat,” jelasnya.   Ia pun berharap agar konsep pembelajaran seperti itu dapat dilaksanakan secara rutin guna meningkatkan minat mahasiswa dalam belajar.   Sementara itu, pihak Dosen Ilmu Politik, Universitas Bina Bangsa, Dede Qodrat Alwajir mengatakan, pembelajaran yang dilakukan di Dewan dalam rangka outing class untuk teori seputar legislatif.   “Jadi mereka langsung bertemu dengan anggota legislatif dan langsung kuliah di DPRD Provinsi Banten. Kehadiran mahasiswa bahkan diapresiasi oleh Ketua Komisi V lantaran menampilkan citra jika anggota dewan tidak anti kritik,” katanya.   Pihak dosen mengaku senang lantaran pelaksanaan pembelajaran berlangsung sangat aktif. “Saya merasa bersyukur, dari mahasiswa memiliki pertanyaan yang sangat kritis. Hal itu lahir dari kajian-kajian yang ditel dan intens sehingga mereka memiliki pandangan yang luar biasa,” terangnya.   Ia berharap agar mahasiswa nantinya menjadi bibit-bibit pemimpin bagi Provinsi Banten. (Arr)