news

Berhasil Bangun Organisasi Sayap Partai, KPPG Dicontoh PKS

Keberhasilan Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) membangun organisasi, menjadi contoh bagi partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam upaya membangun sayap partai. Hal tersebut terungkap saat silaturahmi kebangsaan Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPP PKS ke Bidang Perempuan DPP Partai Golkar di Slipi, Selasa (11/01/2022).   Dalam pertemuan ini PKS berupaya membangun silaturahmi untuk melakukan benchmark kaderisasi perempuan, terutama di kalangan anak-anak muda. PKS menilai KPPG sebagai sayap partai perempuan partai Golkar mampu menjadi contoh yang baik.   “KPPG bisa kami contohkan organisasi sayap yang bisa dijadikan tempat belajar. Saya termasuk orang yang suka memegang filosofi silih asah, silih asih, silih asuh. Sebagai partai politik mungkin kadang kita membeli. Namun kompetisi itu melahirkan kasih sayang diantara kita. Filosofi ini juga dapat saling mendorong dan besarkan,” ujar Diah Novita Sari, Perwakilan BPKK PKS.”   Ditambahkan Diah, “Buat kami PKS ke Partai Golkar ini seperti kepada Kakak. Dan kami juga terus mendorong agenda silaturahmi ini menjadi salah satu program kami sejak kami dilantik pada tahun 2020. Karena sesungguhnya isu-isu perempuan dengan seluruh politik itu lebih banyak kesamaannya daripada perbedaannya.”   Airin Rachmi Diany, Ketua Umum PP KPPG, menjelaskan bahwa partai politik memiliki kesamaan yang banyak. Sangat penting untuk menjalin kerjasama karena tujuan akhirnya adalah untuk kepentingan masyarakat.   “Saya sangat senang dan senang menerima kehadiran Perempuan PKS di DPP Partai Golkar. Harapan hari ini masalah gender menjadi isu bersama untuk kita advokasi. Dan yang lebih penting, kita semua masuk dalam parpol karena memiliki tujuan yang sama yaitu untuk masyarakat,” ujar Airin   “Mudah-mudahan dari pengalaman ini, kita bisa mematangkan kaderisasi bersama. Bisa berkumpul dan berbagi pengalaman dalam rangka membangun kekuatan perempuan sebagai organisasi sayap tentu akan memberi dampak kebangsaannya kader-kader perempuan yang ikut dalam kontestasi politik dan jadi. Tentu semuanya dalam rangka mencari tujuan dan kesejahteraan perempuan,” pungkas Airin.

news

Gara-gara Tweet, Ferdinan Hutahaean Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean ditetapkan menjadi tersangka kebencian terkait twit bernada SARA. Oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri. Ia ditetpkan sebagai tersangka pada Senin (10/1/2022) setelah melalui proses pemeriksaan selama 11 jam sejak pukul 10.30 WIB sampai 21.30 WIB. “Tim penyidik ​​​​ditsiber telah mendapatkan dua alat bukti sesuai dengan Pasal 184 KUHAP sehingga menaikan status saudara FH dari saksi menjadi tersangka,” kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen (Pol) Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jakarta, Senin (10 /1/2022). Dikutip laman Kompas.com, sejak Ferdinand dilaporkan menjadi tersangka, polisi sudah memeriksa setidaknya 17 saksi dan 21 ahli. Ramadhan juga mengatakan, setelah ditetapkan tersangka, Ferdinand langsung ditahan. Ferdinand kini mendekam di Rutan Bareskrim Polri selama 20 hari ke depan. Menurut Ramadhan, pertimbangan tersingkirnya Ferdinand karena ancaman hukumannya. Sedangkan alasan subyektif agar Ferdinand tidak berulang kesalahannya, tidak menghilangan barang bukti, dan tidak dicari sendiri. Ramadhan mengatakan, Ferdinand menjadi tersangka terkait kicauan di Twitter yang membenci dan mungkin merupakan keonaran. Ramadhan menyebut, Ferdinand dijerat Pasal 45 (a) ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 tentang Undang-Undang 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Subsider Pasal 14 ayat 1 dan ayat 2 KUHP. Atas perbuatannya Ferdinand terancam 10 tahun penjara. Ferdinand, lanjut Ramadhan, sempat menolak diperiksa sebagai tersangka karena alasan kesehatan. Namun, setelah surat ditolak, Ferdinand langsung surat itu. “Yang bersangkutan menolak saat melakukan pemeriksaan sebagai tersangka dengan alasan kesehatan. Itu saja, tapi ketika surat perintah penahanan, yang bersangkutan,” jelasnya. Lebih lanjut, Ramadhan menegaskan, hasil pemeriksaan kesehatan menyatakan Ferdinand dalam kondisi layak untuk ditahan. Ramadhan juga menyebut, riwayat kesehatan terhadap Ferdinand sudah dalam katagori baik. “Prinsipnya, ketika akan dilakukan pemeriksaan yang bersangkutan dilakukan pemeriksaa dulu, pemeriksaan oleh tim dokter, dan tim dokter menyatakan yang bersangkutan dapat dilakukan,” ujar dia. Awal kasus Laporan terhadap Ferdinand dibuat oleh Ketua DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama dan terdaftar dalam nomor LP/B/007/I/2022/SPKT/BARESKRIM POLRI tertanggal 5 Januari 2021. Dalam akun media sosialnya @FerdinandHaean3 mengunggah sebuah tulisan yang diduga menyinggung kelompok tertentu. Banyak pihak pun mengecam dan menilai Ferdinand Hutahaean sudah melukai pihak tertentu. Ferdinand juga sudah menghapus tulisannya dan mengunggah video klarifikasi. Di video itu, ia meminta maaf dan menyebut bahwa tulisan itu merupakan dialog antara pikiran dan hatinya. “Sekali lagi, saya tegaskan tidak ada niat saya untuk menyerang kelompok tertentu, agama tertentu, kaum tertentu, atau orang tertentu. Itu adalah dialog imajiner antara pikiran dan hati saya yang memang kebetulan kemarin saya sedang banyak beban,” ungkap dia dalam video klarifikasinya. Pelapor, yakni Haris Pertama, menilai kicauan Ferdinand sangat meresahkan, tidak pancasilais, dan membuat gaduh masyarakat. Haris juga menyebut postingan Ferdinand bisa membuat gejolak di masyarakat. Maka dari itu, ia berharap agar aparat kepolisian dapat menindaklajuti lasporanya. Menurut dia, meski Ferdinand sudah menyampaikan permintaan maaf, hukum harus tetap berjalan. “Hari ini Ferdinand sudah meminta maaf, tapi kan tidak bisa meminta maaf. Jadi penegakan hukum harus juga ditegakkan,” kata Haris di Mabes Polri, Rabu (5/1/2022). Secara terpisah, Ferdinand mengatakan, dirinya bukan penyebab dari kegaduhan yang muncul terkait twit yang diunggahnya. Polisi Sebut Ferdinand Hutahaean Sempat Menolak Diperiksa Karena Alasan Kesehatan Namun, menurut dia, justru pelapor yang melaporkan dia yang menjadi penyebab kerihan dan kegaduhan saat ini. “Tapi pelapor lah yang mengakibatkan kegaduhan ini, bahwa dia membangun opini ini adalah Kristen dengan Islam,” kata Ferdinand kepada Kompas.com, Jumat (7/1/2022). Menurut Ferdinand, pelapor telah membuat opini yang cenderung salah dan mencemark nama baik. Ferdinand juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah menjadi mualaf sejak tahun 2017. “Dia tidak tahu bahwa saya adalah seorang muslim saya sudah mualaf sejak 2017 sehingga dia membangun opini yang salah,” tulisnya.

news

Pandemi Belum Usai, Wagub Andika Minta Ibu-ibu PKK Tidak Lengah

TANGERANG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meminta ibu-ibu kader PKK di Kabupaten Tangerang tidak lengah menyikapi melandainya penyebaran kasus Covid-19 akhir-akhir ini. Karena, kata Andika, pada saat yang sama varian baru Covid-19 yaitu Omicron dilaporkan meningkat kasus penyebarannya di tanah air. “Tapi tentu saja tidak usah panik berlebihan. Yang kita perlukan hanya tetap waspada,” kata Andika dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan mobil ambulance dari Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Banten 3 (Fraksi Partai Golkar) Andi Ahmad Dara bersama Bank Mandiri kepada Forum Kader Posyandu Kabupaten Tangerang, di kawasan Tigaraksa, Senin (10/1). Dikatakan Andika, ada kecenderungan mobilitas sebagian besar masyarakat saat ini mulai meningkat seiring melandainya pandemi Covid-19. Padahal sebaran pandemi virus itu masih ada dan setiap orang harus tetap disiplin dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) dengan baik. Melihat kondisi ini, Andika menegaskan, agar masyarakat jangan lengah, terutama dalam menerapkan prokes Covid-19. “Maka dari itu, masyarakat harus tetap menerapkan prokes. Terutama dengan menerapkan 5M yaitu, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan mengurangi mobilitas,” paparnya. Menurut Andika, kondisi melandainya kasus Covid-19, hendaknya harus diimbangi dengan kewaspadaan agar tidak ada lagi tumbuh peningkatan atau klaster Covid-19. Semua masyarakat, terlebih ibu-ibu kader PKK, harus tetap menjalankan prokes terhadap semua anggota keluarganya. “Saat ini penanganan Covid-19 masih terus dimaksimalkan. Termasuk penegakan prokes di masyarakat serta percepatan vaksinasi. Terutama bagi anak di atas 6 tahun. Ini semua untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19,” ujarnya. Lebih jauh Andika juga mengapresiasi Andi Ahmad Dara dan pihak Bank Mandiri yang telah memberikan bantuan mobil ambulan kepada Forum Kader PKK Kabupaten Tangerang. “Kalau bisa tiap Kabupaten/Kota nanti bisa dikasih mininal 3 nih pak Andi,” seloroh Andika. Dikatakan Andika, Pemprov Banten saat ini masih terus fokus penanganan Covid 19 melalui mengejar target vaksinasi di antaranya. “Secara berangsur kami Pemprov Banten juga mulai fokus kembali menangani pembangunan di sektor lain seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktur yang sempat tertunda selama pandemi,” imbuhnya. Sementara itu, Andi Ahmad Dara mengaku bantuan yang diberikan pihaknya bersama Bank Mandiri merupakan perwujudan dari penyerapan aspirasi masyarakat di dapilnya pada saat reses sebelumnya. “Pembangunan kesehatan di mulai sejak dini dari masa kanak-kanak. Posyandu menjadi vital dalam perannya membantu kesehatan masyarakat sejak dini,” katanya.

news

Wagub Banten: Pandeglang – Lebak Klaster Pertanian

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengungkapkan, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak merupakan klaster pertanian dalam peta wilayah pembangunan dan ekonomi Provinsi Banten. Kedua wilayah ini dikenal sebagai lumbung padi Provinsi Banten.   “Pandeglang dan Lebak ini kan memang klaster pertanian dalam peta wilayah pembangunan dan ekonomi di Provinsi Banten. Jadi bantuan alat pertanian seperti ini sangat membantu,” kata Andika kepada pers usai menyaksikan Penyerahan Bantuan Alat Pertanian Kultivator kepada sejumlah Kelompok Tani di Pandeglang dan Lebak dari Kementerian Pertanian di Bumi Perkemahan Cikole Kabupaten Pandeglang, Rabu (5/1/2022).   Dikatakan, bantuan alat pertanian sangat dibutuhkan warga Pandeglang dan Lebak untuk meningkatkan produktivitasnya.   “Tentu saja dari Pemprov Banten sendiri, khususnya untuk pertanian, banyak juga bantuan yang diberikan setiap tahunnya,” ungkap Andika.   Dalam kesempatan itu, Andika juga mengapresiasi Adde Rosi yang sudah  memperjuangkan aspirasi masyarakat di dapilnya meski tidak duduk di alat kelengkapan DPR yang bermitra dengan kementerian terkait pemberi bantuan, yaitu Kementerian Pertanian. Diharapkan bantuan dari Kementerian dan Lembaga Pemerintah Pusat lainnya bisa lebih banyak yang dapat disalurkan ke wilayah Provinsi Banten, melalui keberadaan anggota-anggota DPR dari dapil Banten.   “Tentu harus kita apresiasi, berkat kegigihan dan perjuangannya melalui fraksinya di DPR, Ibu Adde Rosi bisa menjalin komunikasi dengan kementan meski bukan mitra langsungnya di Komisi III,” kata Andika.   Hal senada juga diungkap Adde Rosi, penyaluran bantuan alat pertanian kultivator yang dilakukannya merupakan perwujudan dari aspirasi yang diperoleh dirinya saat melakukan reses di dapil tersebut di tahun sebelumnya.   “Alhamdulillah saya dapat mewujudkan apa yang menjadi aspirasi warga masyarakat di dapil saya pada reses tahun lalu, yaitu mereka menginginkan bisa memiliki alat pertanian kultivator ini,” ungkapnya.   Untuk di ketahui, selain menyalurkan kultivator, Adde Rosi juga pada hari yang sama menyalurkan bantuan bus sekolah kepada Pondok Pesantren Mathla’ul Anwar Linahdhatil Ulama atau Malnu Pusat di Menes, Pandeglang, dari Kementerian Perhubungan.

news

Wagub Andika Tinjau PTM 100 Persen Tangsel

TANGSEL – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy meninjau pelaksanaan  Pembelajaran Tatap Muka (PTM) usai libur semester ganjil di sejumlah sekolah di Kota Tangerang Selatan, Selasa (4/1). Selain memonitor penerapan Protokol Kesehatan Covid-19 kaitannya kebijakan PTM 100% sebagaimana diamanatkan SKB 4 Menteri, Andika juga menyempatkan diri berdialog dengan sejumlah siswa. “Di antaranya tadi aspirasi dari siswa, ternyata juga sama dengan aspirasi masyarakat para orang tua siswa pada umumnya, mereka menginginkan agar PTM kembali bisa berjalan normal,” kata Andika menjawab pers usai meninjau di SMAN 2 Kota Tangsel. Sebelumnya Andika juga meninjau hal serupa di SMPN 8 Kota Tangsel. Dalam kunjungannya tersebut, Andika didampingi Walikota Tangsel Benyamin Davnie dan Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan. Disampaikan Andika, peninjauan dilakukan kaitannya dengan fungsi koordinasi Pemprov Banten dengan Pemda Kabupaten/Kota dalam pelayanan pendidikan di masa pandemi Covid-19. Pemerintah Pusat telah memutuskan untuk melakukan PTM 100% dengan penerapan Prokes Covid-19 yang ketat pada masa pembelajaran semester genap tahun ajaran 2021/2022 kali ini. “Dinas Pendidikan sekarang secara bertahap sedang mensosialisasikan SKB (Surat Keputusan Bersama 4 Menteri) ke sekolah-sekolah,” kata Andika. Dikatakan Andika hasil pantauannya di Kota Tangsel menyebutkan saat ini PTM telah digelar 100 persen di sekolah-sekolah, namun dengan pembagian jam masuk sekolah ke dalam dua shift, yaitu shift pagi dan shift siang. “Nanti kalau Covid-19 sudah melandai dan sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat, tentu saja keinginan kita agar PTM bisa normal kembali akan diberlakukan,” imbuhnya. Andika juga menyebut hasil monitoringnya di dua sekolah di Tangsel menunjukkan bahwa penerapan Prokes Covid-19 secara ketat telah diberlakukan. Untuk itu Andika mengapresiasi pihak sekolah dan Dinas Pendidikan terkait yang telah melakukan penerapan Prokes Covid-19 secara ketat tersebut. “Tadi saya lihat di SMPN 8 itu semua siswa yang akan masuk sekolah di cek suhu, mencuci tangan dan menggunakan masker. Di dalam ruang kelas, tempat duduk mereka juga berjarak,” ujarnya. Meski begitu, kata Andika, penerapan PTM kali ini memang berbeda-beda di setiap daerahnya, yaitu sesuai dengan kondisi penyebaran Covid-19 dan berdasarkan rekomendasi Satgas Covid-19 di masing-masing daerahnya. Andika mengaku hal tersebut akan terus dievaluasi secara berkala setiap pekannya, untuk dapat diambil penyesuaian-penyesuain kebijakan terkait PTM itu. Sementara itu, Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan Pemkot Tangsel menaati SKB 4 Menteri, terkait pelaksanaan PTM 100 persen. Meski begitu, saat ini pelaksanaan PTM 100 persen diikuti siswa, dibagi dalam dua shift. “Intinya kita akan ikuti SKB Menterinya bahwa PTM dalam kondisi level 1 itu sudah bisa 100 persen, tapi ada contoh bagus disini 100 persennya dibagi dua shift,” ungkapnya. Untuk diketahui, kegiatan belajar mengajar PTM di sekolah boleh melibatkan siswa sebanyak 100% mulai semester kedua tahun ajaran 2021/2022. Pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri tentang Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. SKB 4 menteri ini mengatur tentang PTM. Dengan SKB 4 Menteri tersebut, sekolah bisa menyelenggarakan PTM kepada seluruh murid asal memenuhi aturan dan syarat tertentu. SKB 4 Menteri tentang PTM ini ditandatangani oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim, dan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, pada 21 Desember 2021. SKB 4 menteri ini berisi penyesuaian aturan PTM Terbatas yang lebih baik dan rinci, dengan tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan warga sekolah sebagai prioritas utama.

news

BIN Banten Sasar Vaksinasi Lansia di Kecamatan Tirtayasa

SERANG – Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Banten selenggarakan vaksinasi di 7 Desa di Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang Banten, Kamis (30/12/2021). Tujuh Desa itu yakni Desa Kemanisan, Desa Laban, Desa Sujung, Desa Kebon, Desa Pontang Legon, Desa Susukan dan Desa Puser. Dalam kegiatanya BIN Banten bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Serang dan Puskesmas Kecamatan Tirtayasa dengan target 1.000 warga yang divaksin. Kabinda Banten Brigjen TNI Cahyono Cahaya Angkasa mengatakan pihaknya terus berupaya mengejar target vaksinasi hingga mencapai herd immunity sehingga menciptakan kekebalan kelompok dan mengakhiri pandemi covid-19 menjadi endemi. “Kami terus berupaya gencar melakukan vaksinasi hampir setiap hari kita selenggarakan diseluruh daerah Banten dan sasaranya untuk akhir tahun di daerah Kabupaten Serang ialah masyarakat Lansia yang susah untuk datang ke gerai Vaksin,” ujar Kabinda. Kabinda juga mengatakan walaupun penyebaran covid-19 sudah melandai tetapi kita harus selalu waspada. “Terlebih adanya varian baru varian Omicron yang sudah merambah beberapa negara bila sudah divaksin insya Allah kita akan kuat untuk melawan covid-19,” ujarnya. Kepala Puskesmas Kecamatan Tirtayasa Nunung Nuraeni menyampaikan terimakasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan juga kepada Kepala Badan Intelijen Negara yang telah membantu menyelenggarakan vaksinasi di Kecamatan Tirtayasa. “Harapan saya dengan dukungan yang diberikan kita bisa mencapai target vaksinasi dan semua warga imun kekebalan tubuh sudah terbentuk untuk melawan virus covid-19,” ujar Nunung Nuraeni. Sementara itu, salah seorang warga yang ikut vaksinasi Jamhuri mengatakan, sebelumnya ia enggan divaksin. “Katanya banyak yang meninggal setelah divaksin, tapi alhamdulilah tetangga saya juga divaksin gak knapa napa akhirnya saya mau di vaksin,” katanya. “Semoga dengan vaksinasi ini kita semua sehat dan yang belum divaksin jangan dengerin berita yang gak bener vaksin aman,” imbuh Jamhuri. (red)

news

KPPG Maknai Hari Ibu, Airin: Perempuan Sebagai Tiang Negara

JAKARTA, – Ketua Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Airin Rachmi Diany menilai peringatan Hari Ibu sebagai momentum pergerakan perempuan di Indonesia. Hal itu, dikatakan Airin saat ditemui di Kantor KPPG, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Dia menilai, peran perempuan dalam pergerakan bidang politik sebagai tiang Negara dan Ibu bangsa. Menurutnya, melalui organisasi sayap perempuan Partai Golongan Karya (Golkar) mengambil dan memutuskan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan kemajuan bangsa Indonesia. “Kebijakan tersebut tidak terlepas dari peran perempuan baik sebagai penetap kebijakan maupun sebagai pendukung,” ungkapnya. Sekedar diketahui, hari Ibu diperingati setiap tanggal 22 Desember yang memiliki sejarah yang cukup panjang dibalik penetapannya. “Penetapan Hari Ibu berawal dari penyelenggaraan Kongres Perempuan Indonesia pertama pada 22 Desember hingga 25 Desember 1928. Kongres ini dihadiri oleh organisasi-organisasi wanita yang telah berdiri pada saat itu,” tuturnya. Ia juga menambahkan, kongres perempuan pertama tersebut juga merupakan tonggak sejarah penting bagi perempuan-perempuan Indonesia. “Sebab, dengan terselenggaranya musyawarah ini, kesadaran perempuan Indonesia dalam berorganisasi dan berpolitik makin terpacu untuk perjuangkan hak dan derajat perempuan,” imbuhnya. Peran perempuan, kata Dia, saat menjadi ibu tentunya tidak dapat dianggap remeh, terutama dalam mendidik generasi muda Indonesia.”Oleh karena itu, tentunya tidaklah berlebihan jika perempuan dianggap sebagai tiang negara,” kata Airin. Karena itu, Airin mengajak kepada para perempuan untuk berkontribusi untuk bangsa. Namun, kiprah perempuan tidak melupakan tugasnya sebagai istri dan ibu dari anak-anaknya.

news

BIN Vaksin Lansia di Kecamatan Lebakwangi Kabupaten Serang

SERANG – Badan Intelijen Negara (BIN) daerah Banten selenggarakan vaksinasi di Kecamatan Lebakwangi, Kabupaten Serang dengan target 1.000 dosis lebih, terutama para lansia, Selasa (21/12/2021)   Kabinda Banten Brigjen TNI Cahyono Cahaya Angkasa mengatakan, vaksinasi ini sangat penting untuk dilakukan walaupun penyebarannya sudah melandai. Karena virus covid-19 terus berkembang bahkan sekarang sudah ada varian baru yang disebut varian Omicron.   “Yang mana orang yang sudah melakukan vaksinasi pun bisa terkena varian ini, namun apabila kita sudah melakukan vaksinasi efek samping yang akan ditimbulkan oleh varian Omicron akan lebih ringan dibandingkan dengan orang yang belum melakukan vaksinasi,” katanya.   Ia mengatakan, sesuai dengan perintah presiden akhir tahun ini kita harus mencapai herd immunity yaitu kekebalan kelompok mencapai 70-80 persen dari total penduduk Indonesia. “Agar kita bisa mengakhiri pandemi covid-19 menjadi endemi,” ujar Kabinda Banten.   Camat Lebakwangi Dulpakar mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat Presiden Joko Widodo dan pemerintah daerah dinas kesehatan dan kepada Badan Intelijen Negara yang telah menyelenggarakan vaksinasi di kecamatan Lebakwangi. “Alhamdulillah warga Lebakwangi sangat antusias untuk melaksanakan vaksinasi harapannya semoga pandemi covid-19 ini segera berakhir dan kita semua sehat selalu,” katanya.   “Kita harus dukung penuh upaya vaksinasi ini karena ini adalah suatu usaha untuk membuat kita semua kuat melawan covid-19 Jangan percaya dengan provokasi atau hoax yang beredar, vaksin aman dan halal,” ujar Dulpakar.   Sementara itu salah seorang warga Abdurahman mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih karena telah menyelenggarakan vaksinasi. “Alhamdulillah saya sudah di vaksin 2 kali ini adalah suatu wujud dari ikhtiar untuk melawan covid-19 harapan saya agar semua warga bisa divaksin dan kita sehat semua,” pungkasnya. (red)

news

Bagikan Jamsosratu di Lebak, Wagub Andika Dicurhati Warga

RANGKASBITUNG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri pembagian dana bantuan sosial Jamsosratu (Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu) di halaman Gedung UPTD PSRTS Dinas Sosial Provinsi Banten, di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (13/12). Dalam dialognya dengan sejumlah warga penerima Jamsosratu itu, Andika mendapat sejumlah pengaduan permasalahan yang dihadapi para warga tersebut. Nuraeni (35) misalnya, curhat kepada Andika bahwa dirinya sangat ingin sekali adik kandungnya yang kini duduk di kelas 3 sekolah menengah atas dapat melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. “Kalau bisa mah saya ini masih punya cita-cita dan harapan Pak Wagub, ingin supaya adik saya bisa lanjut kuliah. Tapi ya kayaknya sulit kalau keadaannya seperti ini,” kata Nuraeni seraya mencucurkan air mata tak kuasa menahan tangis. Mendapati keluhan warganya tersebut, Andika kemudian menyanggupi akan memberikan beasiswa ke sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Kota Serang sampai lulus bagi adik kandung Nuraeni tersebut. Sebelumnya Andika menanyakan kepada Nuraeni, apakah sang adik nilainya bagus selama di Sekolah Menengah Atas. Menurut Nuraeni, adiknya tersebut terbilang murid yang pandai di kelasnya. Oleh sebab itu dia merasa sedih jika mengingat sang adik tidak dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Selain masalah pendidikan, dalam dialog itu Andika juga mendapati curhatan sejumlah persoalan lain dari warganya di Kabupaten Lebak tersebut. Mulai dari masalah anggota keluarga yang sakit dan butuh perawatan Rumah Sakit, hingga masalah kebutuhan modal usaha. “Kalau untuk modal usaha, kita punya Program UEP atau Usaha Ekonomi Produktif. Coba Bu Kadis nanti ibu ini melalui pendampingnya didata, apakah bisa mendapatkan UEP,” kata Andika kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana yang mendampinginya. Untuk diketahui, bukan kali ini saja Andika memanfaatkan momen pertemuannya dengan warga seperti pada acara pembagian Jamsosratu ini, untuk berdialog dengan warga, untuk sekedar menanyakan kabar dan harapan para warga kepada Pemprov Banten yang saat ini dipimpin dirinya bersama Gubernur Banten Wahidin Halim. Tak urung para warga yang diajak berdialog pun balik mendoakan agar Gubernur  Wahidin dan Wakil Gubernur Andika diberikan kesehatan. “Iya, terima kasih ya. Sama-sama. Ibu dan keluarga juga saya doakan semoga sehat-sehat. Nanti saya sampaikan salam ke Pak Gubernur,” kata Andika membalas doa warganya. Sementara itu, terkait pembagian Jamsosratu di Lebak itu sendiri, Kepala Dinsos Banten Nurhana mengatakan, tahun ini pihaknya membagikan Jamsosratu kepada sebanyak 11.542 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan masing-masing RTS mendapatkan Rp1 juta. “Pencairannya melalui perbankan. Jadi RTS melalui pendamping kita kasih kartu ATM. Jadi bisa kapan saja RTS mencairkannya. Dan dengan begitu (penyaluran melalui rekening Bank) potensi pemotongan tidak ada,” kata Nurhana. Untuk diketahui, pembagian dana Jamsosratu Tahun Anggaran 2021 telah diluncurkan di Kota Tangerang beberapa waktu lalu oleh Wagub Andika. Disebutkan sebanyak 50 ribu RTS di Banten tahun ini akan diberikan dana Jamsosratu sebesar Rp 1 juta melalui rekening RTS masing-masing.

news

BIN Banten Vaksin Warga Kramatwatu Kabupaten Serang

SERANG – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Banten kembali menyelenggarakan vaksinasi massal untuk masyarakat. Kali ini, vaksinasi dilakukan di Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (11/12/2021).   Melalui acara ini, ratusan masyarakat Desa Pamengkang antusias mengikuti vaksinasi massal ini. BINDA Banten berkerjasama dengan Kelurahan Desa Pamengkang, Dinkes Kabupaten serang dan Puskesmas Kramatwatu. Kolaborasi ini sesuai dengan perintah presiden RI Joko Widodo untuk percepatan vaksinasi covid-19.   BIN dilibatkan untuk mengejar capaian vaksinasi 75 persen demi terwujudnya ‘herd immunity’,” Kegiatan vaksinasi di Desa Pamengkang ini merupakan vaksinasi dosis pertama dengan target 600 masyarakat.   Vaksinasi dilakukan dengan membuat posko di Salah Satu rumah warga, selain itu vaksinasi pun dilakukan dengan cara mendatangi langsung masyarakat secara door to door sampai datang langsung ke masyarakat yang sedang bertani di sawah-sawah sekitar.   Kepala Binda Banten, Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, Vaksinasi ini terus gencar dilakukan untuk meningkatkan herd immunity di wilayah Kabupaten serang khususnya dan Banten   Brigjen TNI Cahyono menuturkan, target vaksinasi yang dilakukan oleh Binda Banten di wilayah Provinsi Banten yaitu 50 ribu dosis vaksin, adapun untuk Kabupaten Pandeglang sendiri targetnya 60 persen masyarakat sudah divaksin. Diharapkan, vaksinasi yang terus digencarkan oleh Binda Banten dapat mencapai 65 ribu dosis.   “Kita punya 50 ribu dosis vaksin, yang sudah disuntik 20 ribu dosis. Kita harapkan di akhir Desember 2021 ini Banten mencapai 65 ribu dosis,” terangnya.   Kepala Desa Pamengkang Darsana berterimakasih kepada presiden RI Joko Widodo dan kepala BIN. “Saya berharap seluruh masyarakat desa Pamengkang mendapatkan vaksin supaya segera terwujud Herd Immunity di desa kami,” katanya.   Kepala Puskesmas Kramatwatu dr Nik berharap target capaian vaksinasi segera tercapai. “Terimakasih kepada BIN yang telah bekerjasama dengan kami dari puskesmas kabupaten Serang untuk melaksanakan vaksinasi, saya berharap target capaian vaksinasi di kabupaten Serang segera tercapai dan Herd Immunity di kabupaten Serang segera terbentuk,” katanya. (red)