Uncategorized

Wakil DPRD Kabupaten Tangerang Serap Aspirasi Masyarakat Cisauk

TANGERANG,– Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Aditya Wijaya mendapatkan berbagai aspirasi dan usulan dari masyarakat terkait pembangunan Infrastruktur, Sarana dan prasarana pendidikan, Perekonomian, Kesehatan, dan Pembangunan lainnya. “Saya sebagai bagian dari unsur pimpinan dan pengambil kebijakan, tentu berupaya semaksimal mungkin dalam memenuhi aspirasi harapan dari masyarakat,” katanya saat menggelar kegiatan reses ke 3 di Kecamatan Cisauk. Selasa (14/12) Ia mengatakan bahwa di masa pandemi Covid-19 saat ini, banyak probelmatika yang di hadapi oleh warga. salah satunya terkait perekonomian. mungkin untuk mengatasinya dengan adanya pemberdayaan umkm, dan pembinaan masyarakat. Menurutnya dalam mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19, maka dibutuhkan peran semua pihak termasuk masyarakat. “dalam hal infrastruktur warga juga ada yang meminta dibuatkan drainase. Pasalnya dimusim penghujan seperti ini intensitas aliran air semakin deras, bila aliran air tersebut tidak mengalir maka akan tersumbat sehingga mengakibatkan genangan air yang menutupi jalan-jalan.”jelasnya Ia pun berpesan agar masyarakat jangan membuang sampah, barang dan kotoran lain di gorong-gorong. karena dampaknya akan menghambat saluran air tersebut.   Ia melanjutkan, semua aspirasi yang sudah disampaikan akan ditindaklanjuti dan dikaji kembali mana yang perlu didahulukan dan yang mana akan ditunda terlebih dahulu. “saya berjanji apa yang menjadi keluhan dan permintaan masyarakat tentu akan saya sampaikan kepada pemerintah sekaligus mengawal aspirasi tersebut agar dapat terealisasi.”tambahnya. (*)

news

Bagikan Jamsosratu di Lebak, Wagub Andika Dicurhati Warga

RANGKASBITUNG – Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy menghadiri pembagian dana bantuan sosial Jamsosratu (Jaminan Sosial Rakyat Banten Bersatu) di halaman Gedung UPTD PSRTS Dinas Sosial Provinsi Banten, di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (13/12). Dalam dialognya dengan sejumlah warga penerima Jamsosratu itu, Andika mendapat sejumlah pengaduan permasalahan yang dihadapi para warga tersebut. Nuraeni (35) misalnya, curhat kepada Andika bahwa dirinya sangat ingin sekali adik kandungnya yang kini duduk di kelas 3 sekolah menengah atas dapat melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi. “Kalau bisa mah saya ini masih punya cita-cita dan harapan Pak Wagub, ingin supaya adik saya bisa lanjut kuliah. Tapi ya kayaknya sulit kalau keadaannya seperti ini,” kata Nuraeni seraya mencucurkan air mata tak kuasa menahan tangis. Mendapati keluhan warganya tersebut, Andika kemudian menyanggupi akan memberikan beasiswa ke sebuah Perguruan Tinggi Swasta di Kota Serang sampai lulus bagi adik kandung Nuraeni tersebut. Sebelumnya Andika menanyakan kepada Nuraeni, apakah sang adik nilainya bagus selama di Sekolah Menengah Atas. Menurut Nuraeni, adiknya tersebut terbilang murid yang pandai di kelasnya. Oleh sebab itu dia merasa sedih jika mengingat sang adik tidak dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi. Selain masalah pendidikan, dalam dialog itu Andika juga mendapati curhatan sejumlah persoalan lain dari warganya di Kabupaten Lebak tersebut. Mulai dari masalah anggota keluarga yang sakit dan butuh perawatan Rumah Sakit, hingga masalah kebutuhan modal usaha. “Kalau untuk modal usaha, kita punya Program UEP atau Usaha Ekonomi Produktif. Coba Bu Kadis nanti ibu ini melalui pendampingnya didata, apakah bisa mendapatkan UEP,” kata Andika kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nurhana yang mendampinginya. Untuk diketahui, bukan kali ini saja Andika memanfaatkan momen pertemuannya dengan warga seperti pada acara pembagian Jamsosratu ini, untuk berdialog dengan warga, untuk sekedar menanyakan kabar dan harapan para warga kepada Pemprov Banten yang saat ini dipimpin dirinya bersama Gubernur Banten Wahidin Halim. Tak urung para warga yang diajak berdialog pun balik mendoakan agar Gubernur  Wahidin dan Wakil Gubernur Andika diberikan kesehatan. “Iya, terima kasih ya. Sama-sama. Ibu dan keluarga juga saya doakan semoga sehat-sehat. Nanti saya sampaikan salam ke Pak Gubernur,” kata Andika membalas doa warganya. Sementara itu, terkait pembagian Jamsosratu di Lebak itu sendiri, Kepala Dinsos Banten Nurhana mengatakan, tahun ini pihaknya membagikan Jamsosratu kepada sebanyak 11.542 Rumah Tangga Sasaran (RTS) dengan masing-masing RTS mendapatkan Rp1 juta. “Pencairannya melalui perbankan. Jadi RTS melalui pendamping kita kasih kartu ATM. Jadi bisa kapan saja RTS mencairkannya. Dan dengan begitu (penyaluran melalui rekening Bank) potensi pemotongan tidak ada,” kata Nurhana. Untuk diketahui, pembagian dana Jamsosratu Tahun Anggaran 2021 telah diluncurkan di Kota Tangerang beberapa waktu lalu oleh Wagub Andika. Disebutkan sebanyak 50 ribu RTS di Banten tahun ini akan diberikan dana Jamsosratu sebesar Rp 1 juta melalui rekening RTS masing-masing.

news

BIN Banten Vaksin Warga Kramatwatu Kabupaten Serang

SERANG – Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Provinsi Banten kembali menyelenggarakan vaksinasi massal untuk masyarakat. Kali ini, vaksinasi dilakukan di Desa Pamengkang, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Sabtu (11/12/2021).   Melalui acara ini, ratusan masyarakat Desa Pamengkang antusias mengikuti vaksinasi massal ini. BINDA Banten berkerjasama dengan Kelurahan Desa Pamengkang, Dinkes Kabupaten serang dan Puskesmas Kramatwatu. Kolaborasi ini sesuai dengan perintah presiden RI Joko Widodo untuk percepatan vaksinasi covid-19.   BIN dilibatkan untuk mengejar capaian vaksinasi 75 persen demi terwujudnya ‘herd immunity’,” Kegiatan vaksinasi di Desa Pamengkang ini merupakan vaksinasi dosis pertama dengan target 600 masyarakat.   Vaksinasi dilakukan dengan membuat posko di Salah Satu rumah warga, selain itu vaksinasi pun dilakukan dengan cara mendatangi langsung masyarakat secara door to door sampai datang langsung ke masyarakat yang sedang bertani di sawah-sawah sekitar.   Kepala Binda Banten, Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan, Vaksinasi ini terus gencar dilakukan untuk meningkatkan herd immunity di wilayah Kabupaten serang khususnya dan Banten   Brigjen TNI Cahyono menuturkan, target vaksinasi yang dilakukan oleh Binda Banten di wilayah Provinsi Banten yaitu 50 ribu dosis vaksin, adapun untuk Kabupaten Pandeglang sendiri targetnya 60 persen masyarakat sudah divaksin. Diharapkan, vaksinasi yang terus digencarkan oleh Binda Banten dapat mencapai 65 ribu dosis.   “Kita punya 50 ribu dosis vaksin, yang sudah disuntik 20 ribu dosis. Kita harapkan di akhir Desember 2021 ini Banten mencapai 65 ribu dosis,” terangnya.   Kepala Desa Pamengkang Darsana berterimakasih kepada presiden RI Joko Widodo dan kepala BIN. “Saya berharap seluruh masyarakat desa Pamengkang mendapatkan vaksin supaya segera terwujud Herd Immunity di desa kami,” katanya.   Kepala Puskesmas Kramatwatu dr Nik berharap target capaian vaksinasi segera tercapai. “Terimakasih kepada BIN yang telah bekerjasama dengan kami dari puskesmas kabupaten Serang untuk melaksanakan vaksinasi, saya berharap target capaian vaksinasi di kabupaten Serang segera tercapai dan Herd Immunity di kabupaten Serang segera terbentuk,” katanya. (red)

Uncategorized

Serap Aspirasi Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Temui Konstituen

Kabupaten Tangerang. Guna menampung aspirasi masyarakat di Dapil VI yang meliputi Kecamatan Kelapa Dua, Curug, Pagedangan, Cisauk dan Legok, anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sadeli HS menggelar kegiatan reses di Balai Warga RW 24, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat, 10 Desember 2021.   Sadeli, menyatakan kegiatan reses Anggota DPRD pada masa persidangan III Tahun sidang 2021 ini dilakukan melalui kegiatan pertemuan konstituen dan mengunjungi Daerah Pemilihan (Dapil) dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.   “Khusus reses kali ini sengaja saya undang dari kalangan generasi muda yakni, Forum Kerjasama Pemuda (FKP) Dasana Indah dan para pengurus RT dan RW 24,” kata Sadeli.   Politisi partai Gerindra ini menginginkan, pokok-pokok pemikiran dari aspirasi yang disampaikan masyarakat semata-mata peningkatan sarana fisik dan pembangunan insfratruktur di wilayah mereka.   “Saya mengerti keinginan mereka, sebisa mungkin akan menyerap usulan dan keinginan dari masyarakat,” ungkapnya.   Pada reses yang dihadiri perwakilan FKP Dasana Indah Ahmad ini, tak hanya menampung aspirasi yang akan menjadi dasar pokir anggota DPRD Sadeli HS, namun juga digelar diskusi tanya jawab seputar pembinaan dan pengembangan sarana olahraga.   “Sudah saatnya Dasana Indah memiliki lapangan sepak bola yang representatif. Karena di Dasana Indah masih banyak masyarakat yang hobi main sepak bola,” ungkapnya. (*)

news

Pasca Monev, Kades Bunar Targetkan Pembangunan Rampung Kahir Tahun

Tangerang | Desa Bunar Kecamatan Sukamulya Kabupaten Tangerang tengah melaksanakan proyek fisik yang bersumber dari Dana Desa (DD), proyek tersebut disinyalir masih dalam progres pekerjaan dan terus dimonitoring pihak kecamatan dan pendamping desa, proyek yang dimaksud ada 9 titik.   Pendamping desa M Fikri mencatat saat monitoring dan evaluasi (monev) ada sejumlah proyek yang masih belum rampung dikerjaan dan tahap proses.   “Adapun cacatan evaluasi masih dalam tahap progres pekerjaan untuk mencapai 100%”, tegasnya.   Akan tetapi, sambung Fikri, pihaknya memantau hasil evaluasi dinilai baik dan hasilnya dapat bermaafaat bagi masyarakat di desa Bunar, Fikri juga menambahkan, evaluasi bukan hanya desa Bunar saja semua desa mendapat giliran untuk di dimonitor, agara perencanaan dengan realisasi berjalan sesuai harapan, karena berkaitan dengan kesejahteraan desa.   “Kegiatan monitoring dan evaluasi di desa adalah agenda rutin tiap tahun antara kecamatan selaku pembina dan pendamping desa selaku pengawal dana desa. kegiatan monitoring sendiri bertujuan untuk memantau sejauh mana penyaluran DD serta perkembangan pelaksanaan kegiatan fisik maupun non fisik. hasil evaluasi menjadikan acuan bagi desa untuk menjadikan desa lebih baik” ungkapnya.   Kendati demikian, sambung Fikri, pihaknya terus mengingatkan kepala desa agar anggaran dana desa pelaksanaannya harus tepat sasaran, sehingga pemanfaatannya bisa dirasakan langsung oleh warga, selain itu ia mengingatkan untuk berkerja sesuai aturan Agara tidak ada oknum yang memanfaatkan situasi untuk kepetingan sendiri.   “Kepala desa untuk tidak takut dalam mengelola dana desa asalkan tepat sasaran. dana desa merupakan prioritas karena bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan meratakan pembangunan di desa, kepala desa harus berani untuk kepentinga desanya jangan sampai karna ada intervensi oknum-oknum tidak bertangung jawab dana desa tidak bisa di rasakan manfaatnya oleh masyarakat”.   Saat dikonfirmasi via sambungan telepon kepala desa Bunar Lukman membenarkan ada pekerjaan yang masih dalam tahap proses, pekerjaan dimaksud SPAL Sindang Asih RT 02/03, SPAL Beji RT 04/01 dan SPAL Lembur Tegal, terlambatnya proses pekerjaan tersebut karen pencairan DD yang baru bisa di cairkan di triwulan III.   ” Ia karena baru dicairkan Rabu kemarin (01/12/2021) sehingga pekerjaan baru bisa dilakukan Minggu ini”   Ia juga menargetkan semua pekerjaan akan selesai akhir di akhir tahun   “Insyallah untuk dua kegiatan tadi akan selesai dua pekan, itu Sdh disampaikan pihak pelaksana pekerjaan yah dikelola oleh warga desa Bunar juga”. pungkasnya

news

Lagi, BIN Banten Vaksin Warga Kabupaten Serang, Kini di Kecamatan Gunungsari

SERANG – Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Provinsi Banten kembali terjun ke pelosok-pelosok hingga pegunungan di wilayah Kabupaten Serang. BIN memggelar kegiatan vaksinasi Covid-19.   Vaksinasi guna mempercepat target herd immunity pada akhir tahun. Terlebih, untuk meminimalisir resiko penularan variant Omicron saat libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru).   Vaksinasi secara door to door dilakukan di perkampungan masyarakat atau door to door serempak di Empat desa yang ada di wilayah Kecamatan Gunungsari, yakni Desa Luwuk, Desa Tamiang, Desa Pamengkang, Desa Sirombot. Adapun target sasaran sehari mencapai sekitar 600 dosis dengan menggunakan vaksin sinovac, pada Kamis (09/12/2021).   Kepala Puskesmas Gunungsari, Lilis Nurliani mengatakan, pihaknya mengucapkan  terima kasih kepada BINDA Banten yang telah mensuport dan mendukung kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan secara door to door.   “Kami sangat senang dan semangat bekerja sama dengan BIN yang langsung terjun langsung ke lapangan. Semoga kerjasama ini terus berlanjut. Kita juga terus melakukan vaksinasi untuk mencapai target dan sekarang sudah mencapai 46 persen dan yang sudah tervaksin 9.000 lebih dan ini tinggal masyarakat dari pelosok dan kita juga melaksanakan secara door to door karena kebanyakan masyarakat adalah petan,” katanya.   Sementara itu, Camat Gunungsari, Amirudin mengatakan, pihaknya terus berjuang untung mengejar presentase 70 persen dan sekarang sudah 46 persen. “Kita juga bersama puskesmas tidak henti-hentinya melakukan vaksinasi kekampung-kampung sesuai dengan sasaran, Mudah-mudahan dengan adanya kolaborasi antara BIN, TNI, Polri dan Dinkes mudah-mudahan presentase di gunungsari ini dapat dapat tercapai,” katanya. (red)

news

Lapmi Cabang Serang Siapkan Generasi Jurnalis Handal

SERANG – Lembaga Pers Mahasiswa Islam (LAPMI) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang menggelar Pelatihan Jurnalistik Dasar (PJD) Ke-V pada 3-5 Desember 2021 bertempat di Gedung Serbaguna Mahasiswa Islam (GSMI), Serang, Minggu (5/12/2021)   Pelatihan tersebut mengusung tema “Terbinanya insan pers kreatif, kritis, dan terampil sebagai akselerator perubahan di Era Digital” yang dimulai pada Jumat (3/1)   Ketua Pelaksana PJD Ke-V, Dani Mukarom mengatakan, pelaksanaan itu memuat materi Dasar-dasar Jurnalistik dan Kelapmian yang dibawakan oleh Alumni dan Senior HMI   “Materi yang diberikan seputar Dasar-dasar Jurnalistik dan Kelapmian, Seperti Sejarah Pers dan Kelapmian, Kode Etik Jurnalsitik, Penentuan Angle dan Reportase, Penulisan Opini, Feature Jurnalistik, dan Straight News yang dibawakan oleh Alumni dan Senior HMI,” ujarnya.   Dani menambahkan, peserta yang mengikuti tidak hanya berasal dari Komisariat se-Cabang Serang tetapi juga diikuti oleh Komisariat di luar Cabang Serang.   “PJD Ke-V tahun ini berbeda, karena diikuti oleh Komisariat dari Luar Cabang Serang, ada dari Bandung, Pandeglang, Cilegon, mereka antusias mengikutinya dari awal hingga akhir,” katanya.   Kemudian, Direktur Utama LAPMI HMI Cabang Serang, Fatur Rohman Algofiki, mengungkapkan Pelatihan tersebut merupakan wujud dan komitmen LAPMI Cabang Serang untuk terus menciptakan jurnalis Profesional di kalangan kader HMI.   “Ini merupakan wujud dan Komitmen LAPMI Cabang Serang, dimana untuk terus semangat menciptakan jurnalis profesional di kalang kader HMI, terutama di Era Digital saat ini,” ujarnya.   “Semoga para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat saat pelatihan, baik di HMI dan umumnya di Masyarakat,” tambahnya. (red)

news Uncategorized

Mahasiswa Nilai Permendikbud 30 Legalkan Perzinahan dan LGBT

SERANG,- Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Gerakan Anti Kejahatan Seksual (Ganas) menggelar aksi penolakan Permendikbudristek No 30 Tahun 2021. Hal itu lantaran Peraturan tersebut dinilai dapat melegalkan perzinahan hingga LGBT di kalangan mahasiswa. Humas aksi, Azizah Ika mengatakan bahwa Permendikbudristek tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) digadang-gadang sebagai produk hukum yang memihak dan peduli terhadap korban kekerasan seksual di lingkungan kampus. “Pihak-pihak yang pro menafsirkan bahwa ini adalah bentuk jaminan hukum terhadap korban dalam menuntut keadilan atas peristiwa pelecehan seksual yang dialami,” ujarnya, Kamis (2/12/2021). Selain itu, Permendikbudristek tersebut juga disebut menjamin sexual consent atau persetujuan kedua belah pihak dalam melakukan hubungan seksual di kalangan mahasiswa. Sehingga, kebebasan mereka terhadap otoritas tubuhnya sendiri pun terjamin. Hal itu menurut Ika hanya sekadar ilusi semata. Sebab pihaknya berpendapat bahwa Permendikbudristek justru malah berpotensi memberikan masalah baru di kemudian hari. “Setelah ditelaah lebih jauh secara substansial ternyata Permendikbudristek PPKS ini banyak memiliki kejanggalan-kejanggalan dan kecacatan hukum,” katanya. Ia menjelaskan, selain inkonstitusional dalam penyusunannya, Kemendikbud selaku instansi yang mengeluarkan aturan pun mengabaikan komitmen moral dalam menyusun aturan tersebut. Seperti pada frasa ‘tanpa persetujuan korban’ atau sexual consent yang ada pada beberapa pasal aturan itu. “Jelas ini sebagai implementasi ideologi feminis radikal yang disusupkan dalam produk hukum kita, yang tujuan besarnya adalah menanamkan liberalisme seksualitas dalam hukum seperti legalisasi zina, legalisasi LGBTQ, prostitusi dan aborsi yang sangat jelas bertentangan dengan moral Pancasila, UUD 1945 dan nilai-nilai agama yang dianut oleh masyarakat Indonesia,” tegasnya. Aksi yang diikuti oleh tiga organisasi yakni KAMMI, HMI MPO dan FMI tersebut pun menuntut lima hal. Pertama, mereka menuntut Mendikbud Nadiem Makarim untuk mencabut Permendikbudristek karena dinilai mengandung pasal yang multitafsir dan bertentangan dengan nilai-nilai budaya dan agama. “Menuntut Kemendikbudristek untuk membentuk dan menerbitkan peraturan perundang-undangan tentang pencegahan kejahatan kesusilaan yang sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945,” ujar Ika. Selanjutnya, aliansi Ganas menuntut Kemendikbudristek untuk segera mengadakan Rapat Dengan Pendapat (RDP) secara terbuka bersama masyarakat, untuk memperoleh masukan dalam penyusunan aturan pengganti Permendikbudristek nomor 30 tahun 2021. Pihaknya juga menuntut agar DPR RI dan Presiden melakukan evaluasi serta teguran kepada Kemendikbudristek, yang telah mengeluarkan aturan yang menghebohkan masyarakat. “Apabila poin satu, dua dan tiga tidak dilakukan maka, kami menuntut agar Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya,” tandasnya. (Arr)

news Uncategorized

Tak Terima Hasil Penetapan UMK, Buruh Ancam Mogok Kerja

SERANG,- Buruh asal Kota Cilegon kecewa atas hasil penetapan besaran UMK Provinsi Banten tahun 2022 yang mengacu pada PP No 36 tahun 2021. Padahal, sebelumnya telah ada kesepakatan dengan Walikota Cilegon mengenai besaran kenaikan upah yang mencapai 3,51 persen. Ketua Fedirasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Kota Cilegon, Ismail mengaku sangat kecewa atas penetapan besaran kenaikan UMK oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim. “Ternyata semua diskusi-diskusi kita, mulai dari LKS Tripatit tingkat provinsi sudah ada kesepakatan kenaikan sebesar 5,4 Persen, tetapi faktanya saat ini gubernur menggunakan PP no 36,” katanya, Rabu (1/12/2021). Ia mengatakan, pihaknya tidak akan tanggal diam menyikapi kebijakan yang telah diambil oleh Gubernur banten itu. Pihaknya berencana akan melakukan mogok kerja di masing-masing wilayah. “Kami akan menjawab arogansi gubernur dengan mogok kerja. Isnya Allah dalam waktu dekat akan melakukan mogok kerja daerah. Ada kemungkinan akan melakukan mogok kerja nasional,” imbuhnya. Pihaknya pun mengaku sangat kecewa lantaran selama pelaksanaan aksi yang dilaksanakan untuk kenaikan upah tidak pernah menemui masa aksi. “Selama ini baru satu kali yakni pada tahun pertama gubernur menemui buruh, itupun hanya sebatas menyapa, bukan memberikan hal yang menyenangkan bagi kaum buruh. Tapi setelah termasuk sampai saat ini gubernur belum pernah menemui masa aksi,” imbuhnya. Ia mengatakan akan melaksanakan aksi mogok kerja hingga gubernur merevisi SK yang telah ia keluarkan. “Masih ada kesempatan. Dulu jamannya bu atut, kita pernah melakukan revisi SK gubernur terkait UMK, artinya kita pernah melakukan itu,” pungkasnya. (Arr)

life style Uncategorized

Umur Hampir Kepala Tiga, Penghasilan Pas-Pasan dan Belum Punya Apa-Apa? Lakukan Empat Hal Ini

Usia 30 tahun sering dijadikan patokan sebagai fase kematangan seseorang, termasuk dalam kematangan finansial. Tapi bagaimana jika sudah mendekati umur 30 tahun masih belum memiliki keuangan yang stabil? Apakah kamu masih berusaha hidup dari bulan ke bulan gajianmu? Jika iya, coba praktikan langkah ini. 1. Refleksi Finansial Dengan penghasilan yang masih pas-pasan, atau bahkan bahasa karyawannya sesuai UMR, banyak orang yang terperangkap sama gaya hidup metropolitan. Apalagi di jaman media sosial seperti sekarang, tanpa sadar membuat kita meng-upgrade gaya hidup seperti yang dilihat di media sosial 2. Kalau penghasilan dan pengeluaran kamu ga sebanding, kamu cuma punya dua pilihan: Memotong pengeluaran kamu, atau menaikkan income kamu. Masalahnya banyak orang tidak melakukan keduanya, tapi tetap bertahan hidup bulan demi bulan dari gajian saja, ahkan terkadang hingga minus. Kalau sudah sadar usia sudah tapi belum punya tabungan dan aset, solusinya hanya satu : MENAMBAH PENGHASILAN Jika sudah berkeluarga, menambah penghasilan bisa dibantu oleh pasangan, Jika masih single, maka bisa memanfaatkan waktu di akhir pekan. 3. Terjebak Mental Blok Yang Satu Ini Ada sebagian orang yang memiliki gaji pas-pasan dan belum memiliki investasi berpikir : “Jangankan punya aset atau investasi, buat kebutuhan sehari-hari aja kurang” Inilah pemikiran yang harus dihindari, harusnya kita berpikir untuk mengembangkan diri dan memperbaiki keadaan Keinginan VS Komitmen 4. Tiap orang bisa punya keinginan untuk memiliki hidup yang lebih baik, tapi hanya yang berkomitmen yang bisa mewujudkannya Komitmen akan selalu melibatkan kata kerja aktif yang harus dilakukan terus menerus, yang biasanya juga disertai pengorbanan Dalam hal memperbaiki finansial, pengorbanannya bisa berupa 1. Menunda kesenangan 2. Kontrol diri yang tinggi 3. Disiplin dengan anggaran yang telah kita buat 4. Mencari solusi sampai kamu menemukan jalan keluarnya